Pengikut





Assalamu'alaikum... Welcome to my site

Find this blog

blog

tolong saia

Rabu, 29 April 2009

Qul fad rau an an fusikumul mauta in kuntum shodiqin qul ini kuntum tuhibunallah fatabiuni Atiullah wa rasula wallahu yuhibbusshobirin
unzurna wa qotillu fi sabilillah allahu waliyulladzina amanu yukrizuhum minnazzulummatillannur qaulummarufun wa maghfiratun khairum mina shodaqatin yatbauhaa adzan

ada yang tau gag itu artinya apa???
please help me

Pusing bin Puyeng

Selasa, 28 April 2009

eekeekeek Puyeeeeeeeeng,,, Kerjaan gag abis - abis,,,
please Help meeee.....

Huh,, diriku ngeblog untuk mengembalikan puing - puing semangat yang tercecer sepanjang pagi dan siang ini.. hihihi.. Seperti inilah dunia kerja, jauh dari kata santai (sekalinya santai gag enak sama bos) ah tapi aku tidak terlalu peduli... dari pada gila mendingan merelakskan pikiran sejenak
surprised

Share happiness

Jumat, 24 April 2009

:puppyeyes: Thank's God. I could pass the test with a perfect score (at least for meredface)... Yeah 98 not bad for me. And thank's for all my friend, with your invocation. I just can say thank you very much. And I wish all of you can make your dream come true.. amin...

Great!

Rabu, 22 April 2009

Huh,,, Tomorrow I want to confront to examine in industry. Hwaaaaaa I wish I can do the best and get the best point. I'm so scare, cause I'm not really know about that lesson. cry
But, I must optimise for this biggrin. And I'll graduate with the best scoresarjana. Amiin

All of you, please pray for me, Thank's if you wanna support me, I'm appraise to all of you. God help me,,,,

Di coba

Test test teset

hohohohoho

Pergi

Senin, 20 April 2009

Cinta
Aku harus bisa pergi darimu sekarang
Karena kau selalu saja menyakitiku

Cinta
Mungkin belum saatnya kita bertemu
Karena jika dipaksakan hanya akan menimbulkan luka

Cinta
Tunggu aku beberapa tahun lagi
Mungkin saat itu aku lebih bisa memelukmu dengan mesra
Tanpa merasa takut akan dosa

Cinta
Saat ini aku hanya bisa memandangmu lesu
Tanpa bisa mendekatimu
Karena aku selalu berlari ketika kau mendekat

Cinta
Maaf

Balita yang tangguh

Rabu, 15 April 2009

Tak ada lagi yang menghalangi keceriaan yang sempat terenggut dari kehidupan Ellie Challis. Berkat blade runner, bocah imut lima tahun itu kini leluasa bergerak ke sana kemari. Dia beruntung menjadi belia pertama yang memakai kaki palsu lentur itu.

''Kemajuan yang luar biasa. Elli sekarang bisa berjalan dua kali lebih cepat dengan kaki barunya,'' kata Paul Challis, 45, ayah Elli, seperti dilansir Daily Mail kemarin (11/4). ''Amat mengagumkan melihat dia penuh semangat,'' lanjutnya.

Bentuk kaki baru Ellie tak seperti kaki pada umumnya. Lebih menyerupai lempengan pisau tumpul yang amat lentur. Meski kaki palsunya berbentuk aneh, anak perempuan dari Little Clacton itu terlihat biasa berjalan bahkan sudah lincah berlari menggunakannya. Dia hanya memerlukan adaptasi beberapa minggu pasca operasi pada Desember 2006.

Kalangan medis dan kedua orang tuanya pun gembira menyaksikan perkembangan luar biasa tersebut.

''Semula kami khawatir dia tidak akan dapat menciptakan keseimbangan saat memakainya. Ternyata kemajuannya mengagumkan,'' papar Bob Watts, direktur Dorset Orthopaedic, pusat penyedia anggota badan buatan yang terkenal di dunia.

Tak sia-sia keputusan Bob Watts untuk menyetujui pembuatan blade runner versi junior. Kaki lentur yang membantu aktivitas Ellie seperti yang dipakai pelari yang mencetak rekor dunia lari 100, 200, dan 400 meter Oscar Pistorius asal Afrika Selatan.

Ellie pun merasa nyaman dengan sepasang kaki palsu seharga GBP 10 ribu (sekitar Rp 166 juta) dan harus diganti setiap dua tahun itu. Cara kerjanya cukup dengan menggerakkan kedua lututnya secara bersamaan.

Belia imut itu memang memerlukan penopang untuk kedua kakinya yang diamputasi. Bermula ketika Ellie terserang meningitis saat berusia 16 bulan. Jantung dia sempat berhenti berdenyut dan dokter pun sudah meminta orang tuanya mengucapkan kata perpisahan terakhir.

''(Ketika itu) Paul dan saya hanya bisa berdiri terpaku di samping ranjangnya. Kami terus menyemangatinya untuk bertahan,'' kata Lisa Challis, 35, ibu Ellie yang bekerja sebagai sukarelawan untuk orang dewasa yang mengalami pembelajaran sulit.

''Kami berpikir akan kehilangan dia. Sungguh menakjubkan, dia mampu melewati masa sulit itu. Jantungnya berdetak lagi,'' imbuhnya.

Meski denyut kehidupan bergerak lagi, deraan sakit belum usai. Empat hari kemudian kaki dan tangan Ellie mulai menghitam. Dokter pun menyarankan pasangan suami istri Paul dan Lisa Challis merelakan tangan dan kaki anak mereka diamputasi.

''Operasi amputasi itu membutuhkan enam jam. Saya terkejut ketika melihat hasilnya. Hanya sebagian kecil tubuh Ellie yang tersisa. Saya terus-menerus menangis,'' kata Lisa Challis.

Amputasi itu memang mengundang duka kedua orang tua Ellie. Betapa tidak, waktu itu adalah masa-masa indah seorang anak untuk belajar berjalan.

Pasca amputasi, Ellie menghabiskan waktu selama dua tahun berjalan menggunakan anggota badan palsu yang biasa. Tetapi, dia mengeluh tidak nyaman dan berusaha agar kondisinya sama dengan saudara kembarnya, Sophie.

Kedua orang tuanya kemudian menghubungi pusat anggota badan palsu terkenal di dunia Dorset Orthopaedic. Beruntung, ibu Ellie memiliki kenalan yang dermawan, Sebagian dana didapatkan dari dia. [jp/ais]
sumber : rileks.com

Inspirational Stories : Wortel, Telur dan Kopi

Rabu, 08 April 2009

Sepotong wortel, sebutir telur, dan secangkir kopi.

Engkau tidak akan memiliki pandangan yang sama lagi terhadap secangkir kopi setelah membaca artikel ini.

Seorang wanita muda menemui ibunya untuk menceritakan jalan hidupnya dan mengeluh bagaimana susah nya hidup nya. Dia tidak tau apakah dia sanggup menempuh jalan hidup nya atau dia hendak menyerah saja.
Dia sudah capek menjalani nya. Sepertinya satu persoalnya terjawab, yang lain sudah menunggu.

Sang ibu membawa anak perempuannya ini ke dapur.
Sang ibu mengisi tiga panci dengan air dan menaruhnya di atas kompor dan di panaskan dengan api yang besar. Setelah ketiga nya mendidih, sang ibu manaruh beberapa buah wortel di panci pertama, beberapa butir telur di panci kedua, dan beberapa sendok kopi di panci ketiga.
Lalu ia mendiamkan nya sampai mendidih tanpa berkata apa-apa.

Setelah 20 menit berlalu, sang ibu mematikan kompor itu dan meletakan wortel, telur, dan kopi di mangkok masing-masing. Lalu dia bertanya kepada anak ini, apa yang kamu liat?

"Wortel, telur, dan kopi", jawab sang anak.

Sang ibu membawa anaknya lebih dekat lagi untuk melihat kembali dengan seksama dan meminta anak ini untuk menjamah wortel tersebut. Sang anak sadar wortel itu berubah dari keras menjadi empuk.
Kemudian sang ibu minta anak ini untuk mengambil telur dan memecahkan nya. Setelah mengupas kulitnya, sang anak melihat telur yang keras dan matang.
Kemudian sang ibu meminta anak ini untuk merasakan kopi nya. Sang anak tersenyum setelah mencium aroma sedap kopi itu. Lalu ia bertanya kepada ibunya, "Apakah artinya semua nya ini, Bu?"

Sang ibu menjelaskan bahwa setiap obyek tersebut memiliki tantangan yang sama, yaitu: air mendidih. Tetapi setiap obyek memiliki reaksi yang berbeda.

Wortel yang tadinya keras dan kuat, setelah di rebus dengan air mendidih, menjadi lunak dan lemah.

Telur yang tadi nya sangat mudah pecah, kulit nya yang tipis melindungi isinya yang cair, setelah direbus dengan air mendidih, isinya yang tadi nya berair menjadi keras.

Bubuk kopi sangat unik. Setelah direbus dengan air mendidih, bubuk kopi itu yang merubah air tersebut.
Bukan hanya merubah air yang merebus nya, tapi juga menghasilkan aroma yang sedap.

"Engkau mencerminkan obyek yang mana, anakku?". Ketika tantangan menghalang jalan hidupmu, bagaimana reaksi mu?

Kamu seperti wortel, telur atau bubuk kopi itu?

Pikirkanlah: apakah aku ini seperti wortel yang kelihatannya kuat, tetapi ketika menghadapi tantangan, aku menjadi lunak dan lemah?

Atau apakah aku ini memiliki hati yang lembut tetapi dapat berubah menjadi keras setiap kali mengalami panas nya susana? Apakah aku memiliki jiwa yang lembut, tetapi setelah mengalami kegagalan, kesulitan keuangan, penyakit, dan tantangan yang laen nya menjadi keras?

Atau seperti bubuk kopikah aku ini? Bubuk kopi itulah yang merubah air yang sebenernya membawa tantangan baginya. Dan ketika air itu menjadi panas mendidih, bahkan melepaskan aroma sedap nya kopi tersebut.
Kalo engkau seperti bubuk kopi itu, ketika engkau mengalami kejadian terburuk dalam hidup mu sekalipun, engkau menjadi lebih baik dan bahkan sanggup merubah situasi di sekitar mu.

Bagaimanakah anda menghadapi tantangan hidup? Apakah anda seperti wortel, telur, atau bubuk kopi?

Sumber: milis (pengarang:Alice Smith)

Uber Amazing Blog

Jumat, 03 April 2009

Hohohoho,,, aku dapat award lagi dari BlogM
makasih ya kak, dah ngasih award ini ke aku. Tapi btw, aku bingung nih sama rulesnya.. gag ada ya? hanya diwajibkan menggulirkan award ini kepada yang lain? (itu sih kesimpulan yang aku peroleh)
Ini adalah award ke 4, hehehe... :) :D
Ya harapanku, semoga tujuanku dalam dekat ini bisa tercapai semuanya (amin)
Oke deh,, award ini aku estafetkan ke : kakakku tersayang ka niam, zaduna, sukra, dani, noise harmony,,, kenapa aku kasih award ini ke mereka? karena mereka berada di urutan paling atas dalam daftar blogku yang mengupdate blog mereka terus ^_^... keep it up ya friend!!!

Love dan Cinta


Cintaku hanya padamu
Sayangku hanya untukmu...

Cuplikan lagu dangdut yang aku lupa judulnya apa, hehehe... Tapi dari secuil kalimat itu sangat bermakna dalam sekali jika kita membacanya pada saat falling in Love. ^_^
Memang masalah cinta tidak akan pernah habis dibahas dari zaman dulu sampai sekarang. Terlalu banyak definisi cinta yang dibahasakan, namun kata - kata tidak akan pernah bisa menggambarkan perasaan cinta itu.

Subhanallah...

Allah memberikan kita satu bentuk rasa, namun bisa membiaskan perasaan kita sampai lebih dari seribu macam perasaan. Ajaib benar memang cinta. Namun kita harus sadari, bahwa Allah menciptakan perasaan cinta bukan untuk membuatNya cemburu pada kita.
Wabil khusus bagi kita para pemuda dan pemudi, yang masih mudah sekali terbawa arus cinta yang tidak semestinya. Karena ketika cinta itu datang melanda seperti banjir bandang, kita akan ikut terbawa atau mungkin malah mati tenggelam. Itu jika kita tidak pernah punya persiapan untuk saat itu.
Yang menjadi korban adalah diri kita sendiri atau bahkan masa depan kita. Kita harus lebih bisa memahami perasaan kita sendiri. Apakah yang dirasakan itu benar - benar cinta atau hanya sekedar nafsu saja?? Terlalu banyak nafsu yang berbulu cinta.
Kadang aku tertawa miris mendengar joke yang menggambarkan keadaan pemudaners zaman sekarang. contohnya :
"Eh lo kalo belum pernah cipokan berarti bukan anak SMP!!!!"
Astagfirullah, anak seumuran itu sudah mengerti bahasa - bahasa seperti itu? Masya Allah, mudah - mudahan tidak terjadi pada sanak saudara kita. Amin.. Begitu banyak nafsu yang menyelimuti mereka atas nama cinta. Dan tidak ada orang yang berusaha membuka selimut itu dan membangunkan mereka dari mimpi buruk yang dibungkus indah oleh syetan.
Coba kita lebih pahami lagi dan koreksi diri, apakah cinta yang kita tujukan untuk "pasangan" kita lebih dari rasa cinta yang hadir dan kita persembahkan untuk Allah? Jika kita bingung dalam menjawab pertanyaan ini dapat dipastikan bahwa kita memberi porsi yang sama kepada keduanya. Padahal kadar cinta yang diberikan jauh berbeda.
Atau malah ada yang menjawab lantang "Ya pasti saya sangat cinta pada Allah"
Tapi refleksi dari kata - kata itu nihil! Pacaran jalan terus, malam minggu ngapel lanjuuuuut, solat bolong - bolong, berkata - kata kasar tidak pernah sungkan, Mana refleksi dari kata - kata itu?
Memang berat melangkahkan kaki menuju masjid dibanding berjalan seharian berkeliling Mall. Ya seperti itulah setan membungkus rapi kebusukan di dalam kotak indah yang diberikan pita - pita lucu. Tapi kita yang muda, harus sadar bahwa jika bukan kita yang akan meneruskan generasi ini lantas siapa?

 

Most Reading

Tags