Pengikut





Assalamu'alaikum... Welcome to my site

Find this blog

blog

Tampilkan postingan dengan label pengalaman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengalaman. Tampilkan semua postingan

Resep Andalan Bikin Nugget

Rabu, 09 September 2015

Kalau Ibu-Ibu pasti tahu yang namanya nugget. Dan terutama buat Ibu yang baru punya balita, pasti maunya ngasih makan yang sehat, cuma kadang mengolah makanan sehat tidak bisa sebentar. Jadi kita perlu menyiasatinya. Salah satunya adalah nugget yang bisa dibuat sendiri di rumah, dijamin sehat hat hat!!!

Persiapan untuk Ramadhan

Selasa, 10 Juli 2012


assalamu'alaikuuuuuuuuuuuuum

Hola guls.. Bentar lagi puasa yak?
Maapin aye yak kalo2 ada salah kata ame sikap :D

kita puasa tanggal berapa si? 19 atau 20? (tunggu pengumuman pemerintah aja deh)... hehehe
kira - kira nih buat persiapan ramadhan kita butuh apa aja yak?

oh iya buat yang perempuan, sudahkah saudariku melunasi hutang - hutang di tahun kemarin? kalo belum mumpung masih ada beberapa hari lagi,, buruan dilunasin. biar ga jadi denda.
apalagi ya persiapannya??

Kehidupan Umat Islam Di Amerika Serikat

Rabu, 27 April 2011

Islam Di Amerika: Sejarah Panjang Yang Terlupakan


Meskipun kebanyakan orang Amerika tidak pernah berpikir bahwa kaum Muslimin merupakan bagian dari masa lalu mereka, umat Islam sebenarnya sama sekali tidak baru atau asing dalam sejarah negara ini. Di Amerika, Islam memiliki akar yang kuat, begitu menurut para ahli.

Sabtu - Mingu = ................

Senin, 14 Desember 2009

Sudah tahukah dia tentang diriku yang tak mungkin tuk pergi di saat yang tak tepat gini...?
(Lho kok jadi ngaco)
hehehe
Mau share aaah.... Kejadian seru pada saat malam minggu (aslinya mah dari mulai sabtu pagi)


-------
Sampai sekolah SD (tempat ngajar Pramuka) masuk ke ruangan guru. Wow sebuah keajaiban (lebay) K Bambang dan K Yasin (temen ngajar) udah pada dateng duluan. Okay,,, Langsung ambil posisi ke kelas masing - masing untuk mengeluarkan mereka dari kelas, secara hari ini kita ada Persami.
Mondar - mandir gag jelas, bingung.Yaudah akhirnya duduk aja dulu. hahaha


Dapet mandat dari guru untuk memasukkan anak - anak ke dalam bus yang akan mengantar mereka ke tempat tujuan. Asyiiiiiik, kucluk - kucluk dateng ke kelas tiga yang lagi lagi kosong. "Nah sekarang kalian ikutin Kakak menuju bus, sekarang bikin kereta api"
Gubrak - gubrak - Aow - Aaaah aku duluan - wei wei gw di sini - Eeeeeh jangan nyelak dong - kakaaaaaaaak dia nih nakal-....masih banyak lagi (di sensor) -_-"

Sambil nyanyi kita keluar kelas, mereka semangat sekali, sangat semangat. Berhubung gw sendiri masih lieur yang mana bus anak kelas tiga, terpaksa gw tanya sama mereka "Dek bis kalian yang mana??"
"yang itu kak, yang depan!!!" perasaan tadi denger bus mereka itu yang paling belakang.
"iiiih bukan tau, yang paling belakang, Kak! Jangan dengerin dia" wew yang mana ini.
"yaudah sekarang masuk bus ini aja" Nanti salah tinggal turun. (hahaha)


Pak Ahmad salah satu guru di situ dateng nyamperin diriku yang sedang mengatur mereka. "Kak Putri bus anak kelas tiga yang paling belakang, di ujung sana" Yesss, misi gagal. wuiiiiiiiing.... Turunlah mereka kayak orang - orang bar - bar takut gag kedapetan duduk. Dasar anak - anak.
(bersambung... capek, mau bobo dulu, hahaha)

Air mata si Pria

Jumat, 13 November 2009

Cowok kok nangis? So, What? Mereka juga manusia, yang diberikan anugrah dengan dua kelenjar air mata juga dari Allah kan? Kenapa begitu aneh melihat mereka menangis?

Atau malah belum pernah yah?? Eh eh eh... Kita cek yuk! apa sih yang bikin mereka bisa menangis... hihihi

*

Ia tidak bisa membahagiakan wanita yang dikasihinya.

*

Kehadirannya sama seperti ketiadaannya.

*

Ia tidak bisa membuat wanita yang disayanginya tersenyum bahagia dan wajahnya berbinar ceria.

*

Wanita yang dicintainya (ternyata) tidak mencintainya dengan sepenuh hati, atau hanya mencintainya dengan separuh hati.

*

Kekasihnya berpaling ke lain hati, mencari kehangatan lelaki lain, mencari pelukan lelaki lain.

*

Wanita yang dipujanya (diam-diam) mengagumi, memuji-muji, memuja kelebihan cowok lain, terlebih di depan matanya sendiri, lalu memandang rendah dirinya.

*

Wanita idaman hatinya hanya mencintai hanya saat memerlukannya, jika tidak sedang butuh… wanita itu berpaling ke pria lain.

*

Ia melihat wanita yang dikasihinya sedang bermesraan, bergandengan tangan, berciuman, dan/atau berselingkuh dengan pria lain.

*

Ia dibanding-bandingkan dengan pria lain, terutama dalam masalah status, pekerjaan, dan… uang (harta).

*

Ia merasa dikhianati oleh wanita yang begitu dikaguminya dikasihinya, disayanginya, dan dicintainya.

*

Ia ditinggalkan, dicampakkan, ditelantarkan, atau ditinggal pergi begitu saja, diputuskan secara sepihak oleh wanita yang amat dicintainya.

*

Ia (merasa) dicintai oleh wanita yang salah, pada saat yang salah (di waktu yang tidak tepat), dan di tempat yang salah.

*

Ia setia, namun kekasihnya tak setia.

*

Cinta wanita kepadanya dihiasi dengan kepalsuan. Maksudnya, wanita itu mencintainya karena ia memiliki harta, kedudukan, popularitas. Singkatnya, wanita itu mau dan mencintai karena sang Pria “memiliki dunia”. Setelah semuanya tiada, pria itu ditinggalkan begitu saja.

*

Cinta wanita kepadanya dibingkai dengan kehampaan. Maksudnya, wanita itu hanya berpura-pura saja mencintainya, atau menjadikan dirinya semata hanya sebagai pelampiasan, pelarian, pelabuhan sementara. Ungkapan “Dalam dunia percintaan, kepura-puraan adalah hal yang amat menyakitkan!” terasa kebenarannya.

*

Ia terlalu dikekang atau diatur oleh kekasihnya.

*

Ia harus selalu menuruti atau membenarkan semua kemauan, keinginan, saran, nasihat, pendapat dari wanita yang amat dicintainya.

*

Wanita yang disayanginya berubah menjadi baik hanya jika “ada maunya”.

*

Ia melihat wanita yang amat dicintainya sedang menangis atau bersedih hati.

*

Ia tidak bisa membantu wanita yang dikasihinya saat wanita tersebut benar-benar memerlukan pertolongannya.


Segitu dulu ah, nanti di lanjut lagi. Ternyata masih banyak hal yang membuat mereka menangis. Walaupun tidak sebanyak wanita. Yups... Keep SmiLe Guys... :)

Uber Amazing Blog

Jumat, 03 April 2009

Hohohoho,,, aku dapat award lagi dari BlogM
makasih ya kak, dah ngasih award ini ke aku. Tapi btw, aku bingung nih sama rulesnya.. gag ada ya? hanya diwajibkan menggulirkan award ini kepada yang lain? (itu sih kesimpulan yang aku peroleh)
Ini adalah award ke 4, hehehe... :) :D
Ya harapanku, semoga tujuanku dalam dekat ini bisa tercapai semuanya (amin)
Oke deh,, award ini aku estafetkan ke : kakakku tersayang ka niam, zaduna, sukra, dani, noise harmony,,, kenapa aku kasih award ini ke mereka? karena mereka berada di urutan paling atas dalam daftar blogku yang mengupdate blog mereka terus ^_^... keep it up ya friend!!!

Love dan Cinta


Cintaku hanya padamu
Sayangku hanya untukmu...

Cuplikan lagu dangdut yang aku lupa judulnya apa, hehehe... Tapi dari secuil kalimat itu sangat bermakna dalam sekali jika kita membacanya pada saat falling in Love. ^_^
Memang masalah cinta tidak akan pernah habis dibahas dari zaman dulu sampai sekarang. Terlalu banyak definisi cinta yang dibahasakan, namun kata - kata tidak akan pernah bisa menggambarkan perasaan cinta itu.

Subhanallah...

Allah memberikan kita satu bentuk rasa, namun bisa membiaskan perasaan kita sampai lebih dari seribu macam perasaan. Ajaib benar memang cinta. Namun kita harus sadari, bahwa Allah menciptakan perasaan cinta bukan untuk membuatNya cemburu pada kita.
Wabil khusus bagi kita para pemuda dan pemudi, yang masih mudah sekali terbawa arus cinta yang tidak semestinya. Karena ketika cinta itu datang melanda seperti banjir bandang, kita akan ikut terbawa atau mungkin malah mati tenggelam. Itu jika kita tidak pernah punya persiapan untuk saat itu.
Yang menjadi korban adalah diri kita sendiri atau bahkan masa depan kita. Kita harus lebih bisa memahami perasaan kita sendiri. Apakah yang dirasakan itu benar - benar cinta atau hanya sekedar nafsu saja?? Terlalu banyak nafsu yang berbulu cinta.
Kadang aku tertawa miris mendengar joke yang menggambarkan keadaan pemudaners zaman sekarang. contohnya :
"Eh lo kalo belum pernah cipokan berarti bukan anak SMP!!!!"
Astagfirullah, anak seumuran itu sudah mengerti bahasa - bahasa seperti itu? Masya Allah, mudah - mudahan tidak terjadi pada sanak saudara kita. Amin.. Begitu banyak nafsu yang menyelimuti mereka atas nama cinta. Dan tidak ada orang yang berusaha membuka selimut itu dan membangunkan mereka dari mimpi buruk yang dibungkus indah oleh syetan.
Coba kita lebih pahami lagi dan koreksi diri, apakah cinta yang kita tujukan untuk "pasangan" kita lebih dari rasa cinta yang hadir dan kita persembahkan untuk Allah? Jika kita bingung dalam menjawab pertanyaan ini dapat dipastikan bahwa kita memberi porsi yang sama kepada keduanya. Padahal kadar cinta yang diberikan jauh berbeda.
Atau malah ada yang menjawab lantang "Ya pasti saya sangat cinta pada Allah"
Tapi refleksi dari kata - kata itu nihil! Pacaran jalan terus, malam minggu ngapel lanjuuuuut, solat bolong - bolong, berkata - kata kasar tidak pernah sungkan, Mana refleksi dari kata - kata itu?
Memang berat melangkahkan kaki menuju masjid dibanding berjalan seharian berkeliling Mall. Ya seperti itulah setan membungkus rapi kebusukan di dalam kotak indah yang diberikan pita - pita lucu. Tapi kita yang muda, harus sadar bahwa jika bukan kita yang akan meneruskan generasi ini lantas siapa?

Coba berhenti sebentar

Jumat, 13 Maret 2009


TERTAWA

Sekali tertawa
pusing kepala hilang.

Dua kali tertawa
bencipun sirna.

Tiga kali tertawa
persoalan lari.

Empat kali tertawa
penyakit sembuh.

Lima kali tertawa
jadi awet muda.

Enam kali tertawa
hati penuh sukacita.

SENYUM

Sekali senyum
curiga hilang.

Dua kali senyum
jadi sahabat.

Tiga kali senyum
hati penuh damai.

Empat kali senyum
beban jadi ringan.

Lima kali senyum
rezeki datang.

Enam kali senyum
keluarga rukun.

HATI

Hati yang gembira
adalah obat yang manjur.

Hati yang keras
menemui jalan buntu.

Hati yang lembut
mendatangkan sahabat.

Hati yang loba
menciptakan perangkap.

Hati yang bersih
menjauhkan masalah.

Hati yang licik
mendatangkan musuh.

MARAH

Sekali
marah
Sukacita hilang.

Dua kali
marah
Akal sehat terbang.

Tiga kali
marah
Tekanan darah naik.

Empat kali
marah
teman-teman pergi.

Lima kali
marah
Jadi cepat tua.

Enam kali
marah
Pintu dosa terbuka.

BANYAK
Dalam hidup ini…

Berdoalah yang banyak,
agar hati tenang.

Taburlah yang banyak,
agar menuai banyak.

Bertanyalah yang banyak,
agar ilmu bertambah.

Bacalah yang banyak,
agar jadi lebih bijak.

Lihatlah yang banyak,
agar tambah pengalaman
.

Dengarlah yang banyak,
agar penuh pertimbangan.

Jalan-jalanlah yang banyak,
agar tidak kuper.

Kerjalah yang banyak,
agar tidak kekurangan.

Dan…banyaklah humor,
agar sehat dan awet muda.

SEDIKIT
Dalam hidup ini…

Kerja hati-hatilah sedikit,
agar luput dari celaka.

Selesai kerja santailah sedikit,
agar kekuatan pulih kembali.

Sampai rumah happy-lah sedikit,
agar keluarga senang.

Ada persoalan tenanglah yang sedikit,
agar tidak salah langkah.

Dalam pergaulan senyumlah sedikit,
agar banyak kawan
.

Kalau makan pantanglah sedikit,
agar tidak kena stroke.

Sama lingkungan perdulilah sedikit,
agar dapat jadi berkat.

Kalau bertindak berimanlah sedikit,
agar diberkati Tuhan.

Dan…jadi orang cincai-lah sedikit,
agar tidak stress.

KURANGI & PERBANYAK
Dalam hidup ini…

Kurangi ucapan yang mendendam,
perbanyak ucapan
yang mengasihi.

Kurangi kata-kata yang mengejek,
perbanyak kata-kata
yang menghargai.

Kurangi kata-kata yang melemahkan,
perbanyak kata-kata
yang mendorong.

Kurangi perkataan yang menolak,
perbanyak perkataan
yang memperhatikan.

Kurangi kata-kata kritik,
perbanyak perkataan
yang membangun.

Kurangi kata-kata yang sia-sia,
perbanyak kata-kata
yang mendatangkan inspirasi.

Kurangi kata-kata yang kasar,
perbanyak kata-kata
yang lemah lembut.

Hffff... Ada - ada aja

Rabu, 11 Maret 2009

Jumat,6 Maret 2009. Rencana pergi ke Islamic book fair sudah tersusun matang. Aku sangat senang menyambut hari Minggu. Uang sudah kukumpulkan untuk hari ini (sebenernya minta sih, hehehe). Dan rute jalan untuk ke sana sudah aku tanyakan juga, biar tidak tersesat (malu - maluin amat di Jakarta udah 19 tahun masih aja kesasar).
Siang harinya, Allah berencana lain. Badanku mulai terasa berat. Wuiiiiiiih pusingnya ma'nyus. Jalan rasanya melayang (kyaaaaaaaaaa kayak kuntilanak). Ah tapi masih bisa di tahan, SEMANGAT!!!. Oke hari Jumat bisa di lewati sambil berjalan.
Hari Sabtu, kupikir kondisiku akan lebih baik, secara di jejelin obat mulu sama Mama. Minum ini minum itu, hehehe. walaupun sebenernya aku lebih suka sakit :P gak tau kenapa. Sampe Sabtu sore aku masih bisa nemenin Mama ke rumah Mbah. Dan akupun masih bisa berjanji sama Mbah, mau nganterin Beliau ke acara khitanan tetangganya pada hari Senin nanti. Hfffff (Maaf ya mbah,, put gag bisa penuhin janjinya)
Lalu acara puncaknya tiba juga. Sudah jam delapan aku masih meringkuk di kasur. Ternyata kepala dan badanku sekongkol untuk membuatku tewas di kamar. Tapi aku gak mau nyerah. Aku langsung mandi, dan berpakaian. Hm.... kebetulan adikku yang ganteng gak mau nganterin ke depan gang (hiks...hiks...). Untung aja bapak masih mau diganggu sama aku (hehehe).


Free Animated Images


Akhirnya Beliau yang memberi tumpangan sampe gang depan rumah... Uupss.. ternyata di angkot aku ketemu pangeran ku,,, hwaaaa gak sekalipun berani menatap matanya >,<... Dia nanya2in kabar gimana, ya pokoknya hal - hal sepele lah.. sampe2 tanganku gemeteran. Akhirnya aku turun dari angkot, padahal masih mau berlama - lama di dalam angkot ( halah dasar setan!!!). Oke kita jalan, aku berdua sama teman, huhuhu di situ jalan masih seperti di awan, melayang - layang gak jelas. Huh mana panas,, dan macem - macem deh... Akhirnya ku putuskan untuk pulang pada pukul 14.00 padahal masih pengen keliling lagi. tapi kondisi tubuh udah gak memungkinkan. Dari situ deh udah gak bisa kemana2, langsung di bawa ke dokter dan dokter memvonis!!!! (rahasia ah).... hehehe... Baru hari ini deh sehat , Alhamdulillah ^_^

Bingung Mutusin Pacar??

Selasa, 03 Maret 2009


Nih aku ambil dari buku NPSP (Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan). tapi aku edit jadi versi buat ceweknya


Assalammulaikum warahmatullahi wa barakaatuh

Ba’da tahmid dan shalawat

Syukur pada Alah yang masih mengaruniakan nafas padaku dan padamu untuk segera memperbarui taubat.

Akhi, rasanya aku telah menemukan Kekasih yang jauh lebih baik darimu. Yang Tak pernah Mengantuk dan Tak Pernah Tidur. Yang siap terus menerus Memperhatikan dan Mengurusku. Yang selalu bersedia berduaan di sepertiga terakhir malam. Yang siap Memberi apapun yang kupinta. Ia yang Bertahta, Berkuasa, dan Memiliki Segalanya.

Maaf Akhi, tapi menurutku kau bukan apa-apa dibanding Dia. Kau sangat lemah, kecil, dan kerdil di hadapanNya. Walaupun kau begitu rupawan lagi tampan, Ia lebih indah dan bercahaya dari dirimu. Ia berbuat apa saja sekehendakNya kepadamu. Dan Akhi, aku khawatir apa yang telah kita lakukan selama ini membuatNya cemburu. Aku takut, hubungan kita selama ini membuatNya murka. Padahal Ia, Maha Kuat, Maha Gagah, Maha Perkasa, Maha Keras SiksaNya.

Akhi, belum terlambat untuk bertaubat. Apa yang telah kita lakukan selama ini pasti akan ditanyakan olehNya. Ia bisa marah, Akhi. Marah tentang saling pandang yang pernah kita lakukan, marah karena setitik sentuhan kulit kita yang belum halal itu, marah karena aku pernah berduaan denganmu, marah karena suatu ketika dengan terpaksa kau harus memboncengku dengan motormu, marah karena pernah ketetapanNya kuadukan padamu atau tentang lamunanku yang selalu membayangkan wajahmu, marah karena aku pernah mendahului takdirNya dengan mengajakmu untuk menungguku menjadi istrimu kelak padahal itu belum pasti adanya. Ia bisa Marah. Tapi sekali lagi semua belum terlambat. Kalau kita memutuskan hubungan ini sekarang, semoga Ia mau Memaafkan dan Mengampuni. Akhi, Ia Maha Pengampun, Maha Pemberi Maaf, Maha Menerima Taubat, Maha Penyayang, Maha Bijaksana.

Akhi, jangan marah ya. Aku sudah memutuskan untuk menyerahkan cintaku padaNya, tidak pada selainNya. Tapi tak cuma aku, Akhi. Kau pun bisa menjadi kekasihnya, kekasih yang amat dicintai dan dimuliakan. Caranya satu, kita harus jauhi semua larangan-laranganNya termasuk dalam soal hubungan kita ini. Insya Allah, Dia punya rencana yang indah untuk masa depan kita masing-masing. Kalau engkau selalu berusaha menjaga diri dari hal-hal yang dibenciNya, kau pasti akan dipertemukan dengan seorang wanita shalihah. Ya, wanita shalihah yang pasti lebih baik dari diriku saat ini. Ia yang akan membantu-mu menjaga agamamu, agar hidupmu senantiasa dalam kerangka mencari ridha Allah dalam ikatan pernikahan yang suci. Iniliah doaku untukmu, semoga kaupun mendoakanku, Akhi.

Akhi, aku akan segera menghapus namamu dari memori masa lalu yang salah arah ini. Tapi, aku akan tetap menghormatimu sebagai saudara di jalan Allah. Ya, saudara di jalan Allah, Akhi. Itulah ikatan terbaik. Tak hanya antara kita berdua, tapi seluruh orang mukmin di dunia. Tak mustahil itulah yang akan mempertemukan kita dengan Rasulullah di telaganya, lalu beliaupun memberi minum kita dengan air yang lebih manis dari madu, lebih lembut dari susu, dan lebih sejuk dari krim beku.

Maaf, Akhi. Tak baik rasanya aku berlama-lama menulis urat ini. Aku takut ini akan merusak hati. Tak akan ada lagi sms dariku yang rutin masuk ke hapemu untuk menanyakan sudah shalat atau belum. Aku tak ingin engkau memiliki sedikit rasa ria (sombong) sedikitpun di hatimu ketika akan beribadah, karena itu sangat dibenci oleh Allah dan tak akan diterima amalnya. Ketikan tuts keyboard terakhirku di surat ini adalah doa keselamatan dunia akhirat sekaligus tanda akhir dari hubungan haram kita, Insya Allah. Dan kau akan jadi yang terakhir,,, Aku akan selalu berusaha untuk menjaga kesucian diriku. Kau juga harus seperti itu. ^_^

Wassalammualaikum warahmatullahi wa barakaatuh.

gimana?? keren kan??

Untuk Guest

Rabu, 05 November 2008

Hmmm... Mau cerita dikit...

Ada orang yang mungkin merasa dirinya gag bersalah dan menumpahkan kesalahan pada orang lain. Yaaah memang adalah seperti itu,,,
Dia gag tau alasannya kenapa seseorang bersikap seperti itu padahal itu dipicu dengan kelakuannya sendiri.

Kalian semua tahu kan bahwa antara pria dan wanita tidak boleh berkhalwat? apa lagi dia tahu lingkungan seperti apa dia tinggal. Semua bisa baik - baik aja andaikan dia tau caranya seperti apa?

Waktu itu semuanya sudah muak dengan kondisi mereka. Mereka merasa sudah menjadi pasangan suami dan istri. Hmmm... Kami tidak bisa berbuat apa - apa lagi, toh di bilangin juga sudah tidak mempan?

Andaikan tau bagaimana bersikap di depan orang... Tentu tidak akan membuat orang lain bersu'udzon terhadap mereka? Siapakah yang dosa?
Aku pernah dengar sebuah hadist,, atau apa lupa... Bahwa ada hak seorang muslim yaitu hak untuk tidak bersu'udzon terhadap orang lain. Dan selama dia membuat orang lain bersu'udzon maka dosanya pun dia akan mendapatkannya.

Dia tidak mengerti perasaan yang lain. Dia hanya tahu dan dia hanya lihat dari pihaknya. Belajarlah untuk dewasa, belajarlah untuk bijak dan arif dalam melihat suatu masalah. Belajarlah untuk adil.

Jangan menghakimi seseorang karena kekurangannya. Toh minimal ketika dia sedang memperlihatkan kekurangannya berikanlah sebuah teguran. Atau tanya kenapa dia bersikap seperti itu agar masalah selesai. Tapi wajarlah masih anak - anak. Apapun akan dimaklumi.

kau lagi satu kekurangan saia. Saia sulit menerima kritikan seseorang selama saia merasa saia tidak salah.
Ya saia akui saia salah bersikap waktu itu. Harusnya saia bisa lebih menerima kondisi mereka yang selalu pergi kemanapun berdua.
dan saia harusnya juga menerima ketika tidak bisa lagi menghabiskan waktu bersama dengan sahabat saia karena sudah habis tersita untuknya.
Dan saia pun harusnya lebih menerima mereka ketika mereka selalu berdua, wajarlah karena mereka sedang jatuh cinta.

Tapi saia hanya manusia biasa yang tidak bisa menerima ketika peraturan Allah SWT di langgar di depan mata saia. Dan saia yang tidak dapat berbuat apa - apa, kecuali menahan marah saia dengan diam dan tidak menyapa mereka.

Kau juga tidak pernah tau selama ini kan? Bahwa akupun menangisi kalian, dan ketika saia tulis artikel ini pun. Saia sedih kenapa dia picik, (wajar dia picik karena dia buta, matanya dan hatinya dibutakan oleh cinta)

hwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
ASTAGFIRULLAH...

Maaf kan saia atas segala kesalahan saia,,, Maaf kan saia karena telah membuatmu menderita sahabatku. Sudah jangan hukum aku lagi dengan kata - kata yang menyayat hati. Aku lebih menerima ketika kau yang memakiku.

gara - gara kurang tiga angka

Rabu, 08 Oktober 2008

Hari rabu tanggal 8 Oktober 2008.... lumayan menjadi hari yang berkesan. Gimana nggak? Ibu sama Bapak jatuh dari motor. Kasihan banget.. Eh ternyata anaknya juga mengalami hal yang sama. tapi bukan jatuh dari motor juga.
Bermula pada pagi hari, seperti biasa hari ini aku melangkahkan kaki untuk menjalani kehidupan sehari - hari sebagai seorang pelajar yang sedang menuntut ilmu di sebuah perusahaan. Ternyata hari - hari sebagai pelajar itu lebih mengasyikkan daripada ketika kita harus bekerja setiap hari. Tidak pusing dengan segala tanggung jawab yang dibebankan terhadap kita. Karena di sekolah masih mengenal kata maaf. Tapi di perusahaan? semuanya berbeda. Lho? kok jadi ngomongin itu? kembali ke topik awal.
Karena motor rusak, otomatis aku tidak diantar oleh adikku. "Hah ya udah deh... coba - coba yang baru,, naik 46 ahh dari PGC. Tidak lama setelah menunggu mobil kesayanganku itu, akhirnya ada dua yang datang. Ah untuk menghemat waktu aku naik yang pertama saja. Kebetulan sudah penuh, pasti jalannya ngebut.
Melihat suasana yang ada di dalam bus, membuat mataku mengantuk. ya aku tertidur..Zzzz...Zzz..
Setelah satu jam, entah apa yang membuatku bangun. Tiba - tiba saja mataku sudah tidak mengantuk lagi. Lalu aku memperhatikan keadaan sekeliling, dalam hati aku merasa aneh, kok belum sampai juga. Lalu aku melihat tulisan "Pisangan baru" itu bukannya jalan dekat sekolahku? di Rawamangun.
Lalu aku melihat seorang teman yang biasanya dia pergi ke arah tanjung priuk. Dalam hati aku heran, ngapain dia naik 46? mau ke slipi juga? aku menyapanya... "Mau kemana Mad?" "tanjung priuk". Haduh jadi tambah bingung aja..
Aku tanya sama seorang penumpang juga, "Mba Slipi udah lewat blom?" "Slipi? Ini mau ke tanjung priuk" "Lho? jadi ini bukan 46?" "Bukan, ini 43". Walah,,, otakku jadi tidak bisa berpikir lagi. Aku langsung turun dari bus dan tertawa - tawa.
"Hahahaha.... Bodoh banget, bisa salah naik bus" Sepanjang menunggu bus 64, aku tidak hentinya tertawa. Masalahnya baru kali ini aku salah naik bus seumur hidup. Ternyata seru juga, bisa menjadi topik yang ramai diperbincangkan.
Setengah jam menunggu patas 64, jam sudah menunjukkan pukul 07.30, sedangkan kantor tempat aku PKL masuk pukul 08.00. Waduh panic at the disco, hahahaha....
Haaaaah, Alhamdulillah, untung nongol juga tuh busnya. Untung jalanan tidak macet, seperti biasanya. jadi kurang dua puluh menit perjalanan sudah sampai. Aku punya waktu sepuluh menit untuk sampai ke kantor without telat.
Begitu sampai kantor, badan keringatan, dehidrasi pula. Tapi cukup menyenangkan untuk dijadikan kenangan.

Kesaksian Seseorang

Jumat, 12 September 2008

Kesaksian Warga Bengkalis yang Mati Suri dalam Temu
Alumni ESQ 'Menyaksikan Orang Disiksa dan Ingin
Kembali ke Dunia'.

Pengalaman mati suri seperti yang dialami Aslina,
telah pula dirasakan banyak orang. Seorang peneliti
dan meraih gelar doktor filsafat dari Universitas
Virginia Dr Raymond A Moody pernah meneliti fenomena
ini.
Hasilnya orang mati suri rata-rata memiliki pengalaman
yang hampir sama.

Masuk lorong waktu dan ingin dikembalikan ke dunia.

Catatan ini dilengkapi pula dengan penjelasan
instruktur ESQ Legisan Sugimin yang mengutip Al-Quran
yang menjelaskan orang yang mati itu ingin
dikembalikan ke dunia, serta penelusuran melalui
internet tentang
Dr Raymond. Bagi pembaca yang ingin mengetahui perihal
Dr Raymond dapat membuka situs www.lifeafterlife. com
dan hasil penelitian Raymond tentang mati suri dapat
dibaca di buku Life After Life.

Aslina adalah warga Bengkalis yang mati suri 24
Agustus 2006 lalu. Gadis berusia sekitar 25 tahun itu
memberikan kesaksian saat nyawanya dicabut dan apa
yang disaksikan ruhnya saat mati suri.

Sebelum Aslina memberi kesaksian, pamannya Rustam
Effendi memberikan penjelasan pembuka. Aslina berasal
dari keluarga sederhana, ia telah yatim. Sejak kecil
cobaan telah datang pada dirinya. Pada umur tujuh
tahun tubuhnya terbakar api sehingga harus menjalani
dua kali operasi. Menjelang usia SMA ia termakan
racun. Tersebab itu ia menderita selama tiga tahun.
Pada umur 20 tahun ia terkena gondok (hipertiroid) .
Gondok
tersebut menyebabkan beberapa kerusakan pada jantung
dan matanya. Karena penyakit gondok itu maka Jumat, 24
Agustus 2006 Aslina menjalani check-up atas gondoknya
di Rumah Sakit Mahkota Medical Center (MMC)
Melaka Malaysia. Hasil pemeriksaan menyatakan
penyakitnya di ambang batas sehingga belum bisa
dioperasi.

''Kalau dioperasi maka akan terjadi pendarahan,' '
jelas Rustam. Oleh karena itu Aslina hanya diberi
obat. Namun kondisinya tetap lemah. Malamnya Aslina
gelisah luar biasa, dan terpaksa pamannya membawa
Aslina
kembali ke Mahkota sekitar pukul 12 malam itu. Ia
dimasukkan ke unit gawat darurat (UGD), saat itu detak
jantungnya dan napasnya sesak.Lalu ia dibawa ke luar
UGD masuk ke ruang perawatan. ''Aslina seperti orang
ombak (menjelang sakratulmaut, red). Lalu saya ajarkan
kalimat thoyyibah dan syahadat. Setelah itu dalam
pandangan saya Aslina menghembuskan nafas terakhir, ''
ungkapnya. Usai Rustam memberi pengantar, lalu Aslina
memberikan kesaksiaanya.

''Mati adalah pasti. Kita ini calon-calon mayat, calon
penghuni kubur,'' begitu ia mengawali kesaksiaanya
setelah meminta seluruh hadirin yang memenuhi Grand
Ball Room Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru tersebut
membacakan shalawat untuk Nabi Muhammad SAW. Tak lupa
ia juga menasehati jamaah untuk memantapkan iman, amal
dan ketakwaan sebelum mati datang. ''Saya telah
merasakan mati,'' ujar anak yatim itu. Hadirin terpaku
mendengar kesaksian itu. Sungguh, lanjutya, terlalu
sakit mati itu.

Diceritakan, rasa sakit ketika nyawa dicabut itu
seperti sakitnya kulit hewan ditarik dari daging,
dikoyak. Bahkan lebih sakit lagi. ''Terasa malaikat
mencabut (nyawa, red) dari kaki kanan saya,''
tambahnya. Di saat itu ia sempat diajarkan oleh
pamannya kalimat thoyibah. ''Saat di ujung napas, saya
berzikir,'' ujarnya. ''Sungguh sakitnya, Pak, Bu,''
ulangnya di hadapan lebih dari 300 alumni ESQ
Pekanbaru.

Diungkapkan, ketika ruhnya telah tercabut dari jasad,
ia menyaksikan di sekelilingnya ada dokter, pamannya
dan ia juga melihat jasadnya yang terbujur. Setelah
itu datang dua malaikat serba putih mengucapkan
Assalaimualaikum kepada ruh Aslina. ''Malaikat itu
besar, kalau memanggil, jantung rasanya mau copot,
gemetar,'' ujar Aslina mencerita pengalaman matinya.
Lalu malaikat itu bertanya: ''siapa Tuhanmu, apa
agamamu, dimana kiblatmu dan siapa nama orangtuamu. "
Ruh Aslina menjawab semua pertanyaan itu dengan
lancar. Lalu ia dibawa ke alam barzah. ''Tak ada teman
kecuali amal,'' tambah Aslina yang Ahad malam itu
berpakaian serba hijau.

Seperti pengakuan pamannya, Aslina bukan seorang
pendakwah, tapi malam itu ia tampil memberikan
kesaksian bagaikan seorang muballighah. Di alam
barzah ia melihat seseorang ditemani oleh sosok yang
mukanya berkudis,badan berbulu dan mengeluarkan bau
busuk. Mungkin sosok itulah adalah amal buruk dari
orang tersebut.

Aslina melanjutkan. ''Bapak, Ibu, ingatlah mati,''
sekali lagi ia mengajak hadirin untuk bertaubat dan
beramal sebelum ajal menjemput. Di alam barzah, ia
melanjutkan kesaksiannya, ruh Aslina dipimpin oleh
dua orang malaikat. Saat itu ia ingin sekali berjumpa
dengan ayahnya. Lalu ia memanggil malaikat itu dengan
''Ayah''. ''Wahai ayah bisakah saya bertemu dengan
ayah saya,'' tanyanya. Lalu muncullah satu sosok.
Ruh Aslina tak mengenal sosok yang berusia antara
17-20 tahun itu. Sebab ayahnya meninggal saat berusia
65 tahun. Ternyata memang benar, sosok muda itu adalah
ayahnya. Ruh Aslina mengucapkan salam ke ayahnya dan
berkata: ''Wahai ayah, janji saya telah sampai.''
Mendengar itu ayah saya saya menangis. Lalu ayahnya
berkata kepada Aslina. ''Pulanglah ke rumah, kasihan
adik-adikmu. '' ruh Aslina pun menjawab. ''Saya tak
bisa pulang, karena janji telah sampai''.

Usai menceritakan dialog itu, Aslina mengingatkan
kembali kepada hadirin bahwa alam barzah dan akhirat
itu benar-benar ada. ''Alam barzah, akhirat, surga dan
neraka itu betul ada. Akhirat adalah kekal,'' ujarnya
bak seorang pendakwah.

Setelah dialog antara ruh Aslina dan ayahnya. Ayahnya
tersebut menunduk. Lalu dua malaikat memimpinnya
kembali, ia bertemu dengan perempuan yang beramal
shaleh yang mukanya bercahaya dan wangi. Lalu ruh
Aslina dibawa kursi yang empuk dan didudukkan di kursi
tersebut, disebelahnya terdapat seorang perempuan yang
menutup aurat, wajahnya cantik. Ruh Aslina bertanya
kepada perempuan itu. ''Siapa kamu?'' lalu perempuan
itu menjawab.''Akulah (amal) kamu.''

Selanjutnya ia dibawa bersama dua malaikat dan amalnya
berjalan menelurusi lorong waktu melihat penderitaan
manusia yang disiksa. Di sana ia melihat seorang
laki-laki yang memikul besi seberat 500 ton,
tangannya dirantai ke bahu, pakaiannya koyak-koyak dan
baunya menjijikkan. Ruh Aslina bertanya kepada
amalnya. ''Siapa manusia ini?'' Amal Aslina menjawab
orang tersebut ketika hidupnya suka membunuh orang.

Lalu dilihatnya orang yang yang kulit dan dagingnya
lepas. Ruh Aslina bertanya lagi ke amalnya tentang
orang tersebut. Amalnya mengatakan bahwa manusia
tersebut tidak pernah shalat. Selanjutnya tampak pula
oleh ruh Aslina manusia yang dihujamkan besi ke
tubuhnya. Ternyata orang itu adalah manusia yang suka
berzina. Tampak juga orang saling bunuh, manusia itu
ketika hidup suka bertengkar dan mengancam orang lain.

Dilihatkan juga pada ruh Aslina, orang yang ditusuk
dengan 80 tusukan, setiap tusukan terdapat 80 mata
pisau yang tembus ke dadanya, lalu berlumuran darah,
orang tersebut menjerit dan tidak ada yang
menolongnya. Ruh Aslina bertanya pada amalnya. Dan
dijawab orang tersebut adalah orang juga suka
membunuh. Ada pula orang yang dihempaskan ke tanah
lalu dibunuh. Orang tersebut adalah anak yang durhaka
dan tidak mau memelihara orang tuanya ketika di dunia.

Perjalanan menelusuri lorong waktu terus berlanjut.
Sampailah ruh Aslina di malam yang gelap, kelam dan
sangat pekat sehingga dua malaikat dan amalnya yang
ada disisinya tak tampak. Tiba-tiba muncul suara orang
mengucap : Subnallah, Alhamdulillah dan Allahu Akbar.
Tiba-tiba ada yang mengalungkan sesuatu di lehernya.
Kalungan itu ternyata tasbih yang memiliki biji 99
butir.

Perjalanan berlanjut. Ia nampak tepak tembaga yang
sisi-sisinya mengeluarkan cahaya, di belakang tepak
itu terdapat gambar kakbah. Di dalam tepak terdapat
batangan emas. Ruh Aslina bertanya pada amalnya
tentang tepak itu. Amalnya menjawab tepak tersebut
adalah husnul khatimah. (Husnul khatimah secara
literlek berarti akhir yang baik. Yakni keadaan dimana
manusia pada akhir hayatnya dalam keadaan (berbuat)
baik,red).

Selanjutnya ruh Aslina mendengarkan azan seperti azan
di Mekkah. Ia pun mengatakan kepada amalnya. ''Saya
mau shalat.'' Lalu dua malaikat yang memimpinnya
melepaskan tangan ruh Aslina. ''Saya pun bertayamum,
saya shalat seperti orang-orang di dunia shalat,''
ungkap Aslina. Selanjutnya ia kembali dipimpin untuk
melihat Masjid Nabawi. Lalu diperlihatkan pula kepada
ruh Aslina, makam Nabi Muhammad SAW. Dimakam tersebut
batangan-batangan emas di dalam tepak ''husnul
khatimah'' itu mengeluarkan cahaya terang. Berikutnya
ia melihat cahaya seperti matahari tapi agak kecil.
Cahaya itu pun bicara kepada ruh Aslina. ''Tolong kau
sampaikan kepada umat, untuk bersujud di hadapan
Allah.''

Selanjutnya ruh Aslina menyaksikan miliaran manusia
dari berbagai abad berkumpul di satu lapangan yang
sangat luas. Ruh Aslina hanya berjarak sekitar lima
meter dari kumpulan manusia itu. Kumpulan manusia itu
berkata. ''Cepatlah kiamat, aku tak tahan lagi di sini
Ya Allah.'' Manusia-manusia itu juga memohon. ''Tolong
kembalikan aku ke dunia, aku mau beramal.''

Begitulah di antara cerita Aslina terhadap apa yang
dilihat ruhnya saat ia mati suri. Dalam kesaksiaannya
ia senantiasa mengajak hadirin yang datang pada
pertemuan alumni ESQ itu untuk bertaubat dan beramal
shaleh serta tidak melanggar aturan Allah. Setelah
kesaksian Aslina, instruktur Pelatihan ESQ Legisan
Sugimin yang telah mendapat lisensi dari Ary Ginanjar
(pengarang buku sekaligus penemu metode Pelatihan ESQ)
menjelaskan bahwa fenomena mati suri dan apa yang
disaksikan oleh orang yang mati suri pernah diteliti
ilmuan Barat. Legisan mengemukakan pula, mungkin di
antara alumni ESQ yang hadir pada Ahad (24/9) malam
itu ada yang tidak percaya atau ragu terhadap
kesaksian Aslina. Tapi yang jelas, lanjutnya,
rata-rata orang yang mati suri merasakan dan melihat
hal yang hampir sama.

''Apa yang disampaikan Aslina, mungkin bukti yang
ditunjukkan Allah kepada kita semua, ''
ujarnya.Legisan menjelaskan penelitian oleh Dr Raymond
A Moody Jr tentang mati suri. Raymond mengemukakan
orang mati
suri itu dibawa masuk ke lorong waktu, di sana ia
melihat rekaman seluruh apa yang telah ia lakukan
selama hidupnya. Dan diakhir pengakuan orang mati suri
itu berkata: ''Dan aku ingin agar aku dapat kembali
dan
membatalkan semuanya.''

Menanggapi kesaksian Aslina yang melihat orang-orang
berteriak ingin dikembalikan ke dunia dan ingin
beramal serta penelitian Raymond yang menyebutkan
''aku ingin agar aku dapat kembali dan membatalkan
semuanya,'' Legisan mengutip ayat Al-Quran Surat
Al-Mu'muninun (23) ayat 99-100:

Hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari
mereka, dia berkata:''Ya, Tuhanku kembalikanlah aku
(ke dunia).''(99) . Agar aku berbuat amal yang saleh
terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali
tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang
diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding
sampai hari mereka dibangkitkan. (100).

Sebagai penguat dalil agar manusia bertaubat,
dikutipkan juga Quran Surat Az-Zumar ayat 39: ''Dan
kembalilah kamu kepada Tuhan-Mu, dan berserah dirilah
kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu
tidak dapat ditolong (lagi).''

Usai pertemuan alumni itu, Aslina meminta nasehat dari
Legisan. Intruktur ESQ itu menyarankan agar Aslina
senatiasa berdakwah dan menyampaikan kesaksiaannya
saat mati suri kepada masyarakat agar mereka bertaubat
dan senantiasa mentaati perintah Allah dan menjauhi
larangan-Nya. Setelah acara, banyak di antara alumni
yang bersimpati dan ingin membantu pengobatan sakit
gondoknya. Para hadirinpun menyempat diri untuk
berfoto bersama Aslina.

Semoga pembaca dapat mengambil pelajaran dari
kesaksiaan tersebut.

Nb : Bagikan cerita ini kepada semua orang, agar
mereka mendapat hikmahnya dari cerita ini. Ternyata
hidup ini hanya sementara, dan hanya amal serta hati
yang bersih yang menuntun kita menuju jalan kehadapan
Illahi.

puasa?? kesel atau seneng?

Senin, 01 September 2008

dulu waktu umur ana sekitar 7 tahun... ana seneng banget kalo tau puasa dikit lagi... tebak apa yang membuat ana seneng???
mau tau gak pendapat yang lain ketika datengnya puasa di usia 7 - 9 tahun???
kiki>>gw demen cuz bakal di kasih duit kalo puasanya pol
kurnia>>gw kan dari dulu anak pengajian gitu yak, pasti gw bakal dapet banyak kegiatan di pengajian gw... makanya gw seneng banget
Onta>> puasa (alasan yang tidak jelas..ck ck ck)
OcoL>>laper, libur, pulang kampung (wuaaah dasar boLang)
Egi >>gw seneng bgt... gw tuch paling seneng sama yg nama'a puasa...apalagi klo lebaran...gw lebih seneng gy
adit>> petasan (ini nih... yang bahaya)
YuLi>> ya enak orang - orang pada puasa (????)


tapi setelah umur semakin beranjak ke angka yang lebih besar.... lama - lama makna yang ada di benak hati ketika menyambut datangnya puasa itu... bukan seneng karena mau di beliin baju baru,, atau mau pulang kampung atau masih banyak lagi alasan...

tapi semata - mata hanya ingin membersihkan diri selama 11 bulan selalu berbuat khilaf... selama 11 bulan jarang mengingat Allah...11 bulan hilang dengan sia - sia... dan 1 bulan ini cocok untuk intropeksi diri... ditambah Allah SWT "membuka" dengan sangat lebar pahala - pahala yang dilipat gandakan...

yaaa gitu... mungkin ada yang mau menambahkan atau mau mengkoreksi kata - kata ana???
silakan komen ajah

PengaLaman baru..Pengalaman seruuuu...

Kamis, 21 Agustus 2008

xixixixi....

Ini pengalaman yang unik buat aku... hmm... dalam angan - anganku yang namanya PKL itu menyeramkan, menegangkan dan haaaaah pokoknya melelahkan deh...
Ternyata, tanpa disangka - sangka... PKL itu membosankan, boring, BT (sama aja yak?) ho oh... mungkin karena ini adalah bulan pertama aku bergabung dengan perusahaan ini kali ya? Terlebih lagi karena di sini mayoritasnya cowok,,, mungkin dalam pikiran mereka cewek itu "gak bisa apa - apa" berhubung memang tempat PKL-ku rada - rada berat sih....

Hmmm... Tapi disini aku mendapatkan pengalaman yang sangat berharga...
yang pertama : aku tahu daerah sekitar tempat PKL, jadi tambah wawasan buat jadi peta Jakarta
yang kedua : jangan mengangan - angankan hal yang belum pasti deh
yang ketiga : belajar untuk lebih tabah dan tawakal ajah... karena mungkin sekarang kita sedang diuji, ditegur, atau mungkin diberi azab (huhuhu.. menyeramkan) becanda..

Yah pokoknya apapun yang sedang dijalankan harus dengan ikhlas dan lapang dada... mungkin aja abis ini, kita dapat hal yang amat sangat lebih baik dari sekarang... Pintu menuju ridha Allah itu kan banyak.. ya.. jadikan aja ini sebagai salah satunya.. Oke friends!!!
 

Most Reading

Tags

curhat (40) pengetahuan (36) cerita (26) News (21) pengetahuan islam (21) karya (20) pengalaman (15) poetry (15) tips (14) wanita (10) Ulasan (8) lirik (8) kisah para sahabat Nabi (5) iseng - iseng (4) renungan (4) kesehatan (3) sekilas (2) belajar (1) download (1) muhasabah (1)