"Berapa kali kau hancurkan ini?"
"Lebih dari sekali, tahu?!"
"Aku tidak marah padamu, tapi seperti inilah aku. Kadang suka lupa mengontrol emosiku"
"Tidak peduli kau marah pada siapa. Tapi jangan aku yang merasakan imbasnya! Memangnya kau pikir aku budakmu, huh?"
"Sudah, hentikan semuanya. Aku lelah, biarkan aku tidur sejenak saja" Meneteskan air mata.
Teman, aku sangat merindukan kalian.
"Tekanan ini. Membuat kita tidak bisa bernafas"
"Abstrak! Tak jelas! Bagaimana ini"
Menangis tergugu. Bagai berada di tengah gurun pasir, tapi hanya 18 derajat celcius. Hanya ada pasir, namun banyak tumbuhan.
Aku gila. Hahaha.... Teriak! Semuanya teriak! Jangan ada yang berdiam diri! TERIAAAAAAAAAAK!!!!!!!!!!
Menghunuskan pisau tepat di lehernya. "Aku rindu melihat darah hanya sekedar untuk merasakan tetes terakhirnya"
Tampilkan postingan dengan label karya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label karya. Tampilkan semua postingan
From her heart
Kamis, 30 April 2009
Puisi ini ditulis oleh seorang sahabat aku,,, yang hatinya sedang tak jelas. Namanya Prizka... Dia tuh kalo bikin puisi gak pernah jelek,,, selalu bagus ... Makanya aku masukin ke blogku ini... Selamat membaca
Ya Tuhan,
apa yang sedang ku rasa saat ini,
sesuatu yang tidak bisa ku ucap,
hangat, sejuk, nan indah ku dapat
orang yang sama sekali tak pernah terpikirkan oleh ku,
datang dengan tiba – tiba dan mengungkapkan semua perasaannya
tubuh ku diam tak berdaya
terpatri kuat menginjak tanah,
tapi jiwa ku tak berada di sana,
yang ada hanya raga ku yang kunjung mati rasa,
ak...akk....akuu...tak tau harus berucap apa,
lisan ini benar – benar membeku sedingin es,
perlahan tapi nyata adanya
ada sesuatu yang lembut perlahan masuk ke dalam relung hati,
ku coba menyangkal semua yang telah terjadi,
begitu kuat rasa itu mendobrak pertahanan hati,
tapi apa daya gerbang yang begitu kuat dan kokoh pun hancur brantakan tak bersisa,
hari demi hari ku lewati masih dengan penyangkalan yang sangat keras,
tak ada sesuatu pun yang bisa menghardik dan mengusir keluar rasa itu,
semakin ku rasa, semakin tersiksa bathin ini,
rasa itu memang indah bagi orang yang menerimanya dengan tangan terbuka,
tapi siksa yang tiada tara bagi orang yang tidak menerimanya,
hanya karena perkataan yang bila orang mikirkan dengan logikanya,
hal itu AKAN SANGAT AMAT MENYAKITI ORANG YANG SANGAT DISAYANGINYA!!
dia telah menghancurkannya!
Memberikan rasa sakit yang tiada tara!!
yang sama sekali belum pernah terasakan olehnya!!!
adilkah ini?
Siapa yang tau!!!
yang terpenting kan orang itu hanya mengucapkan apa yang dia rasa,
tapi bukan akibat dari perkataannya!!
orang itu tak pernah tau bahkan mungkin takkan pernah mau tau,
jika orang yang sangat disayanginya itu tersakiti secara perlahan dengan sikap egoisnya,
hanya memikirkan dirinya sendiri!!!
dia tidak pernah tau!!!
SAMA SEKALI TIDAK TAU!!!
atau hanya aku yang tidak tau...............


Ya Tuhan,
apa yang sedang ku rasa saat ini,
sesuatu yang tidak bisa ku ucap,
hangat, sejuk, nan indah ku dapat
orang yang sama sekali tak pernah terpikirkan oleh ku,
datang dengan tiba – tiba dan mengungkapkan semua perasaannya
tubuh ku diam tak berdaya
terpatri kuat menginjak tanah,
tapi jiwa ku tak berada di sana,
yang ada hanya raga ku yang kunjung mati rasa,
ak...akk....akuu...tak tau harus berucap apa,
lisan ini benar – benar membeku sedingin es,
perlahan tapi nyata adanya
ada sesuatu yang lembut perlahan masuk ke dalam relung hati,
ku coba menyangkal semua yang telah terjadi,
begitu kuat rasa itu mendobrak pertahanan hati,
tapi apa daya gerbang yang begitu kuat dan kokoh pun hancur brantakan tak bersisa,
hari demi hari ku lewati masih dengan penyangkalan yang sangat keras,
tak ada sesuatu pun yang bisa menghardik dan mengusir keluar rasa itu,
semakin ku rasa, semakin tersiksa bathin ini,
rasa itu memang indah bagi orang yang menerimanya dengan tangan terbuka,
tapi siksa yang tiada tara bagi orang yang tidak menerimanya,
hanya karena perkataan yang bila orang mikirkan dengan logikanya,
hal itu AKAN SANGAT AMAT MENYAKITI ORANG YANG SANGAT DISAYANGINYA!!
dia telah menghancurkannya!
Memberikan rasa sakit yang tiada tara!!
yang sama sekali belum pernah terasakan olehnya!!!
adilkah ini?
Siapa yang tau!!!
yang terpenting kan orang itu hanya mengucapkan apa yang dia rasa,
tapi bukan akibat dari perkataannya!!
orang itu tak pernah tau bahkan mungkin takkan pernah mau tau,
jika orang yang sangat disayanginya itu tersakiti secara perlahan dengan sikap egoisnya,
hanya memikirkan dirinya sendiri!!!
dia tidak pernah tau!!!
SAMA SEKALI TIDAK TAU!!!
atau hanya aku yang tidak tau...............
Love dan Cinta
Jumat, 03 April 2009
Cintaku hanya padamu
Sayangku hanya untukmu...
Cuplikan lagu dangdut yang aku lupa judulnya apa, hehehe... Tapi dari secuil kalimat itu sangat bermakna dalam sekali jika kita membacanya pada saat falling in Love. ^_^
Memang masalah cinta tidak akan pernah habis dibahas dari zaman dulu sampai sekarang. Terlalu banyak definisi cinta yang dibahasakan, namun kata - kata tidak akan pernah bisa menggambarkan perasaan cinta itu.
Subhanallah...
Allah memberikan kita satu bentuk rasa, namun bisa membiaskan perasaan kita sampai lebih dari seribu macam perasaan. Ajaib benar memang cinta. Namun kita harus sadari, bahwa Allah menciptakan perasaan cinta bukan untuk membuatNya cemburu pada kita.
Wabil khusus bagi kita para pemuda dan pemudi, yang masih mudah sekali terbawa arus cinta yang tidak semestinya. Karena ketika cinta itu datang melanda seperti banjir bandang, kita akan ikut terbawa atau mungkin malah mati tenggelam. Itu jika kita tidak pernah punya persiapan untuk saat itu.
Yang menjadi korban adalah diri kita sendiri atau bahkan masa depan kita. Kita harus lebih bisa memahami perasaan kita sendiri. Apakah yang dirasakan itu benar - benar cinta atau hanya sekedar nafsu saja?? Terlalu banyak nafsu yang berbulu cinta.
Kadang aku tertawa miris mendengar joke yang menggambarkan keadaan pemudaners zaman sekarang. contohnya :
"Eh lo kalo belum pernah cipokan berarti bukan anak SMP!!!!"
Astagfirullah, anak seumuran itu sudah mengerti bahasa - bahasa seperti itu? Masya Allah, mudah - mudahan tidak terjadi pada sanak saudara kita. Amin.. Begitu banyak nafsu yang menyelimuti mereka atas nama cinta. Dan tidak ada orang yang berusaha membuka selimut itu dan membangunkan mereka dari mimpi buruk yang dibungkus indah oleh syetan.
Coba kita lebih pahami lagi dan koreksi diri, apakah cinta yang kita tujukan untuk "pasangan" kita lebih dari rasa cinta yang hadir dan kita persembahkan untuk Allah? Jika kita bingung dalam menjawab pertanyaan ini dapat dipastikan bahwa kita memberi porsi yang sama kepada keduanya. Padahal kadar cinta yang diberikan jauh berbeda.
Atau malah ada yang menjawab lantang "Ya pasti saya sangat cinta pada Allah"
Tapi refleksi dari kata - kata itu nihil! Pacaran jalan terus, malam minggu ngapel lanjuuuuut, solat bolong - bolong, berkata - kata kasar tidak pernah sungkan, Mana refleksi dari kata - kata itu?
Memang berat melangkahkan kaki menuju masjid dibanding berjalan seharian berkeliling Mall. Ya seperti itulah setan membungkus rapi kebusukan di dalam kotak indah yang diberikan pita - pita lucu. Tapi kita yang muda, harus sadar bahwa jika bukan kita yang akan meneruskan generasi ini lantas siapa?
Sayangku hanya untukmu...
Cuplikan lagu dangdut yang aku lupa judulnya apa, hehehe... Tapi dari secuil kalimat itu sangat bermakna dalam sekali jika kita membacanya pada saat falling in Love. ^_^
Memang masalah cinta tidak akan pernah habis dibahas dari zaman dulu sampai sekarang. Terlalu banyak definisi cinta yang dibahasakan, namun kata - kata tidak akan pernah bisa menggambarkan perasaan cinta itu.
Subhanallah...
Allah memberikan kita satu bentuk rasa, namun bisa membiaskan perasaan kita sampai lebih dari seribu macam perasaan. Ajaib benar memang cinta. Namun kita harus sadari, bahwa Allah menciptakan perasaan cinta bukan untuk membuatNya cemburu pada kita.
Wabil khusus bagi kita para pemuda dan pemudi, yang masih mudah sekali terbawa arus cinta yang tidak semestinya. Karena ketika cinta itu datang melanda seperti banjir bandang, kita akan ikut terbawa atau mungkin malah mati tenggelam. Itu jika kita tidak pernah punya persiapan untuk saat itu.
Yang menjadi korban adalah diri kita sendiri atau bahkan masa depan kita. Kita harus lebih bisa memahami perasaan kita sendiri. Apakah yang dirasakan itu benar - benar cinta atau hanya sekedar nafsu saja?? Terlalu banyak nafsu yang berbulu cinta.
Kadang aku tertawa miris mendengar joke yang menggambarkan keadaan pemudaners zaman sekarang. contohnya :
"Eh lo kalo belum pernah cipokan berarti bukan anak SMP!!!!"
Astagfirullah, anak seumuran itu sudah mengerti bahasa - bahasa seperti itu? Masya Allah, mudah - mudahan tidak terjadi pada sanak saudara kita. Amin.. Begitu banyak nafsu yang menyelimuti mereka atas nama cinta. Dan tidak ada orang yang berusaha membuka selimut itu dan membangunkan mereka dari mimpi buruk yang dibungkus indah oleh syetan.
Coba kita lebih pahami lagi dan koreksi diri, apakah cinta yang kita tujukan untuk "pasangan" kita lebih dari rasa cinta yang hadir dan kita persembahkan untuk Allah? Jika kita bingung dalam menjawab pertanyaan ini dapat dipastikan bahwa kita memberi porsi yang sama kepada keduanya. Padahal kadar cinta yang diberikan jauh berbeda.
Atau malah ada yang menjawab lantang "Ya pasti saya sangat cinta pada Allah"
Tapi refleksi dari kata - kata itu nihil! Pacaran jalan terus, malam minggu ngapel lanjuuuuut, solat bolong - bolong, berkata - kata kasar tidak pernah sungkan, Mana refleksi dari kata - kata itu?
Memang berat melangkahkan kaki menuju masjid dibanding berjalan seharian berkeliling Mall. Ya seperti itulah setan membungkus rapi kebusukan di dalam kotak indah yang diberikan pita - pita lucu. Tapi kita yang muda, harus sadar bahwa jika bukan kita yang akan meneruskan generasi ini lantas siapa?
Muslimah
Aku seorang muslimah
Aku selalu merasa terhormat dengan statusku
Status yang membuat teduh mata insan
Aku seorang muslimah
Aku selalu merasa terlindungi dengan pakaianku
Pakaian yang membuat mata menundukkan pandangan
Aku seorang muslimah
Aku selalu merasa tenang dengan membaca Al-Quran
Al-Quran yang membuat terang zaman ini
Aku seorang muslimah
Aku bahagia bisa terlahir sebagai muslimah
Aku seorang muslimah
Yang akan rela mati berjihad di jalanMu
Aku seorang muslimah
Tidak akan pernah segan mengangkat senjata
Untuk melawan musuhMu
Aku seorang muslimah
Yang akan selalu bersikap lembut pada kaum fakir
Aku seorang muslimah
Yang selalu meratap untuk dapat merasakan manisnya keimanan dariMu
Aku selalu merasa terhormat dengan statusku
Status yang membuat teduh mata insan
Aku seorang muslimah
Aku selalu merasa terlindungi dengan pakaianku
Pakaian yang membuat mata menundukkan pandangan
Aku seorang muslimah
Aku selalu merasa tenang dengan membaca Al-Quran
Al-Quran yang membuat terang zaman ini
Aku seorang muslimah
Aku bahagia bisa terlahir sebagai muslimah
Aku seorang muslimah
Yang akan rela mati berjihad di jalanMu
Aku seorang muslimah
Tidak akan pernah segan mengangkat senjata
Untuk melawan musuhMu
Aku seorang muslimah
Yang akan selalu bersikap lembut pada kaum fakir
Aku seorang muslimah
Yang selalu meratap untuk dapat merasakan manisnya keimanan dariMu
Satu Hatiku
Rabu, 01 April 2009
Aku hanyalah tubuh
Tubuh yang digerakkan oleh otak
Dan mengkoreksi lewat hati benar atau salah
Belenggu di kakiku hilang
Tapi rasa beratnya masih tetap ada
Hanya seperti tidak terlihat saja belenggu itu
Kadang aku menangis karena tak kuat
Terlalu berat belenggu itu membuatku tak bisa bergerak
Adakah yang akan membawakan sesuatu
Untuk melepaskan belengguku?
Walau hanya sekedar pisau dapur
Tubuh yang digerakkan oleh otak
Dan mengkoreksi lewat hati benar atau salah
Belenggu di kakiku hilang
Tapi rasa beratnya masih tetap ada
Hanya seperti tidak terlihat saja belenggu itu
Kadang aku menangis karena tak kuat
Terlalu berat belenggu itu membuatku tak bisa bergerak
Adakah yang akan membawakan sesuatu
Untuk melepaskan belengguku?
Walau hanya sekedar pisau dapur
Jauh
Selasa, 24 Maret 2009
Dekat dengannya
Membuatku jauh dengan Dia
Bermesraan dengan dirinya
Membuatku dicampakkan oleh Dia
Tersenyum untuknya
Menimbulkan masam diwajah Dia
Aku tak sanggup
Berlari ku songsong Dia
Tapi tanganku terbelenggu padanya
Dia menungguku diseberang sana
Ingin menyambutku dengan segala keindahan
Aku menangis
Karena aku kalah kali ini
Dua jengkal semakin jauh dari Dia
Membuatku sulit bernapas
Aku sangat membutuhkan Dia dari pada yang lain
Dia membuatku menjadi ketergantungan
Tidak ada yang bisa menggantikan Dia
Walaupun di sana aku ditunggu olehnya
Aku lebih memilih Dia
Dibandingkan dengannya
Wahai Cintaku
Wahai hidupku
Wahai belahan hatiku
Tunggulah Aku
Jangan Kau semakin menjauh dariku
Karena Aku... sangat mencintai Mu
Membuatku jauh dengan Dia
Bermesraan dengan dirinya
Membuatku dicampakkan oleh Dia
Tersenyum untuknya
Menimbulkan masam diwajah Dia
Aku tak sanggup
Berlari ku songsong Dia
Tapi tanganku terbelenggu padanya
Dia menungguku diseberang sana
Ingin menyambutku dengan segala keindahan
Aku menangis
Karena aku kalah kali ini
Dua jengkal semakin jauh dari Dia
Membuatku sulit bernapas
Aku sangat membutuhkan Dia dari pada yang lain
Dia membuatku menjadi ketergantungan
Tidak ada yang bisa menggantikan Dia
Walaupun di sana aku ditunggu olehnya
Aku lebih memilih Dia
Dibandingkan dengannya
Wahai Cintaku
Wahai hidupku
Wahai belahan hatiku
Tunggulah Aku
Jangan Kau semakin menjauh dariku
Karena Aku... sangat mencintai Mu
Hanya Burung Liar
Jumat, 20 Februari 2009
Aku hanya seekor burung liar
Yang tidak pernah tahu
Seperti apa rasanya hidup dalam sangkar
Ketika ku sedang menikmati indahnya alam ini
Aku terjerat dan terperangkap
Seorang Tuan ingin memiliki diriku
Senangnya hatiku
Kini impianku hidup dalam sangkar menjadi nyata
Aku sangat menikmati setiap hari
Yang kulewati dalam sangkar
Semua kebutuhan selalu tersedia
Namun...
Tuanku melepaskanku lagi
Tanpa sebuah alasan yang bisa kuterima dengan logika
Aku disakiti
Ternyata dia telah mendapatkan burung baru
Entah secantik aku atau tidak
Tapi kini Tuanku telah menyuruhku pergi jauh
Dan jangan pernah kembali
Aku mengepakkan sayapku sambil menangis pilu
Dalam sujudku pada Tuhan
Ku memohon agar hidup ini menjadi lebih indah
Agar Tuan yang menginginkanku
Tidak sekejam Tuanku yang dulu
Aku takut...
Yang tidak pernah tahu
Seperti apa rasanya hidup dalam sangkar
Ketika ku sedang menikmati indahnya alam ini
Aku terjerat dan terperangkap
Seorang Tuan ingin memiliki diriku
Senangnya hatiku
Kini impianku hidup dalam sangkar menjadi nyata
Aku sangat menikmati setiap hari
Yang kulewati dalam sangkar
Semua kebutuhan selalu tersedia
Namun...
Tuanku melepaskanku lagi
Tanpa sebuah alasan yang bisa kuterima dengan logika
Aku disakiti
Ternyata dia telah mendapatkan burung baru
Entah secantik aku atau tidak
Tapi kini Tuanku telah menyuruhku pergi jauh
Dan jangan pernah kembali
Aku mengepakkan sayapku sambil menangis pilu
Dalam sujudku pada Tuhan
Ku memohon agar hidup ini menjadi lebih indah
Agar Tuan yang menginginkanku
Tidak sekejam Tuanku yang dulu
Aku takut...
Apa yang salah?
Kamis, 19 Februari 2009
"Halo gadis!!! Belum bangun tidur juga?" "Ntar dulu ah, masih ngantuk" "Shalat subuh dulu lah!! Ayo bangun cepetan!" "Lima menit lagi, ya?" "Tidak ada toleransi waktu gadis" "Oke, aku bangun! Bawel" "Kalau tidak dicerewetin mungkin kamu masih tidur di sana" "Ok, pergi sekarang" "Ok, tugasku selesai"
Nana melangkahkan kakinya dengan gontai menuju kamar mandi. Dia memang sangat tidak tahan dengan perintah - perintah yang diajukan oleh sahabatnya. Tapi, orang - orang lain selalu menganggap Nana gila. Karena berteman dengannya.
"Mandinya yang bersih dong"
"Ya ampun kamu bawel banget sih"
"Biarin" pergi, selalu seperti itu. Di saat - saat yang tidak diinginkan dia selalu muncul. Menyebalkan.
Butuh waktu setengah jam untuk benar - benar bersih buat ukuran Nanut. So, Nana harus ekstra keras menggosokkan seluruh badannya agar benar - benar bersih. Semuanya dikomentari oleh Nanut, capek deeh. Tapi Nana bahagia karena Nanutlah selalu yang menasihati Nana ketika ia salah. Nanutlah yang sangat mengerti dirinya, yaah walaupun Nanut sangat menyebalkan. Tapi Nana mencintai Nanut, sangat mencintai Nanut.
Perjalan menuju sekolah sangat menyenangkan,karena Nanut selalu berkomentar lucu tentang orang - orang yang melewati mereka.
"Hei, kau lihat tidak pria yang berkacamata itu?"
"iya, kenapa? waahh kamu suka ya? nanti aku bilangin deh Nut"
"Kamu tuh tahu aja, aku suka yang cakep - cakep"
"iyalah, You are my best friend!" Mereka tertawa bersama - sama. Sampai semua orang menatapnya heran. Akhirnya mereka berlari dari tempat itu sambil terus tertawa - tawa.
*****
"Kamu baru begitu aja cengeng banget sih!"
"tapi aku sayang banget sama dia Nut"
"Masih banyak yang sayang sama kamu!"
"Tapi aku cuma cinta sama dia Nut"
"Ah terserah kamulah, susah bilangin kamu!"
"Nut jangan marah" tiba - tiba dia pergi meninggalkan Nana sendiri dengan keadaan terpuruk..
dua jam telah Nana habiskan hanya untuk menangis sebelum Nanut kembali lagi.
"Liat aja nanti kalo aku ketemu sama dia, rasakan tinjuku ini"
"Jangan Nut, biarkan saja, aku sudah ikhlas kan dia"
"Brengsek! Jangan kau samakan aku denganmu. Aku bukan orang yang mudah memaafkan sepertimu"
"Please Nut, jangan!!! Nanti kita berdua yang kena masalah"
"Persetan dengan semuanya. Sialan banget tuh orang udah nyakitin kamu!"
"Nut, gak boleh gitu ah. Istigfar Nut"
"Diem aja Na, aku lagi kesel, gak ada yang bisa kamu lakukan"
"Kalo kamu kesel aku juga ikut merasakan Nut"
"Bangsat!"
Nanut pergi lagi. Nana sekarang sendiri untuk meredam amarah Nanut. Semoga nanti kalo dia kembali amarahnya sudah tidak seseram tadi. Nana tidak pernah berhenti mengharapkan itu. Mungkin untuk saat ini Nanut tidak perlu datang dulu, namun kadang Nanut suka tiba - tiba datang tanpa sepengetahuan Nana.
****
"Itu dia orangnya"
"Nut jangan" Rengek Nana sampai menangis
"Heh Anjing! Sini lo!"
"Lo kalo emang gak suka sama Nana lagi jangan kayak gitu caranya"
"Maksud kamu?"
"Lo nggak tau kan si Nana sekarang keadaannya gimana?" Pemuda itu hanya tercengang mendengar kata - kata gadis itu.
"Lo bener - bener ya" Plak satu tamparan telak mendarat di pipi pemuda itu. dan lagi - lagi dia hanya terdiam
"Awas lo nyakitin Nana lagi! Gw gak bakal kasih ampun sama Anjing kudisan kayak lo! Jangan mentang - mentang lo ngerasa ganteng dan punya kedudukan lo bisa seenaknya sama orang!"
Wajah pria itu semakin membelalak ngeri.
"Nana juga manusia, dia itu cinta mati sama lo! Lo gak bakal bisa nemuin cewek lain yang bisa nyaingin rasa cinta Nana buat lo"
Pemuda itu bangun dan memeluk Nana.
"Anjrit lepasin gak!"
"Na, diam sebentar" Nanut menurut kepada pemuda itu.
"Aku sayang banget sama kamu, aku tahu tadi itu bukan kamu yang mengungkapkan semua itu, tapi kini aku sadar. Maafin aku ya Na"
"Lepasin gw Bajingan"
"Ok, siapapun kamu, gw minta maaf telah nyakitin Nana..."
"Tau gak? sampe lo maafpun lo gak pantes diterima Nana" pemuda itu tersenyum dan berjalan memunggungi mereka dengan berlinang air mata.
***
"Udah aku bilang kan Nut, semuanya malah kacau"
"Iya maafin aku ya Na"
"Gak papa Nut yang penting kita di sini berdua. Kamu jangan pernah tinggalin aku ya Nut?"
Nanut tidak menyahut, Nana panik, dia tidak ingin sendirian di ruang isolasi ini. Dia menjerit histeris.
"Na aku di sini. Aku capek mau istirahat dulu" Nana bernapas lega. Senangnya Nanut tidak meninggalkan dirinya. Dokter Samuel mengunjunginya dengan senyuman riangnya.
"Apa kabar Nana?"
"Baik Dok"
"Nanut tidak mau ikut berbicara?"
"Tidak, dia sedang tidur katanya kelelahan"
"Oh, jadi sekarang hanya ada aku dan Nana yang sebenarnya?"
Nana mengangguk dan menatap Dokter Samuel dalam - dalam. "Akankah Nanut hilang dari diri saya dok?"
"Tergantung kamu mau melepasnya atau tidak" Lagi - lagi dokter Samuel tersenyum dan menatapnya lekat. "Tenang Na, kamu akan sembuh"
Nana mengangguk pasrah...
Untuk semuanya
Jumat, 13 Februari 2009
Wahai akhi...
Bayang - bayang Alunan merdu tilawahmu membuatku semakin merindukanmu
Ingin ku segera menjumpai dirimu
Dirimu yang begitu tawadhu dan zuhud dalam menjalani hidup ini
Akankah diri ini pantas bersanding denganmu?
Akhi yang dimuliakan Allah
Aku tahu di luar sana banyak sekali yang menghalangi kita
Banyak sekali godaan yang kau rasakan
Teman - temanku pun tak luput menggodamu
Tapi kumohon dengan segenap jiwaku
Kau jaga dirimu demi mendapatkan cinta yang suci
Cinta yang akan kita rajut dalam tali pernikahan nanti
Yang dengan kuat mengikat kita untuk saling menghargai dan menghormati
Lembutnya sorot matamu
Mampu membius wanita yang memandangmu
Jadi kumohon tundukkanlah pandanganmu
Agar hatimu dan hati - hati lainnyapun dapat saling menjaga
Akupun akan berusaha semampuku untuk menjaga diri ini
Yang akan ku persembahkan untukmu
Hanya kau yang akan mendapatkanku seutuhnya
Cintaku, kasih sayangku, perhatianku,,,
Semuanya ku simpan rapi sampai kadang - kadang aku tak kuat menanggungnya
Santun tutur bahasamu juga dapat membahayakanmu
Karena wanita itu mencintai lewat pendengaran
Aduhai, begitu banyak yang kau alami
Tapi apalah dayaku, aku hanya dapat mendoakanmu
Agar kau tetap yakin aku akan datang
Untuk merajut tali kasih yang selama ini kita impi - impikan
Semoga Allah tetap menguatkan ruh dah jasadmu untuk berjuang di jalanNya
Sehingga nanti kita dapat berjuang bersama
Amin ya rabbal 'alamin
Anugrah
Senin, 26 Januari 2009
Angin berhembus mendayu
Menghilangkan emosi di jiwa ini
Mata melihat kilat guntur di langit
Membuat hancur hati
Mencerna yang terjadi
Logika pun bermain
Senyuman merekah di bibir
Ternyata semuanya memang indah
Menghilangkan emosi di jiwa ini
Mata melihat kilat guntur di langit
Membuat hancur hati
Mencerna yang terjadi
Logika pun bermain
Senyuman merekah di bibir
Ternyata semuanya memang indah
Edward Oh Pattinson
Rabu, 21 Januari 2009
Kecupan Kecil
Selasa, 20 Januari 2009
Hai Kasih
Desahan lembut suaramu memenuhi dinding kamarku
Alunan dedaunan diluar sana menambah syahdu hatiku
Kau menghilang entah kemana
Tiba seperti petir di siang bolong
Kini kau ada di hadapanku
Tapi takdir menghalangi kita
Kau bagaikan bulan yang dapat kulihat
Tapi tidak pernah dapat kudekati
Hati ini yang berbicara
Hangatnya tubuhmu membuatku nyaman
Entah kapan lagi kurasakan kecupan kecil dalam pikiranku ini
Desahan lembut suaramu memenuhi dinding kamarku
Alunan dedaunan diluar sana menambah syahdu hatiku
Kau menghilang entah kemana
Tiba seperti petir di siang bolong
Kini kau ada di hadapanku
Tapi takdir menghalangi kita
Kau bagaikan bulan yang dapat kulihat
Tapi tidak pernah dapat kudekati
Hati ini yang berbicara
Hangatnya tubuhmu membuatku nyaman
Entah kapan lagi kurasakan kecupan kecil dalam pikiranku ini
Galau
Kamis, 08 Januari 2009
Sunyi, sepi
angin mendesah syahdu
jantung terpacu cepat
angan hilang tak tahu kemana
angin mendesah syahdu
jantung terpacu cepat
angan hilang tak tahu kemana
Rasul... Kami mencintaimu
Rabu, 26 November 2008
Banyak postingan yang nggak jelas... Tapi ini yang paling gag jelas...
di sini cuma mau ngomong...
Rasul I love u so much!!!
aku ingin sekali bertemu denganmu
Rasul....
betapa rindu ini sangat menggebu
Kadang tak tertahankan hingga ku teteskan air mata ini agar mengurangi rasa sesak dalam dada....
Rasul....
Rasul...
di sini cuma mau ngomong...
Rasul I love u so much!!!
aku ingin sekali bertemu denganmu
Rasul....
betapa rindu ini sangat menggebu
Kadang tak tertahankan hingga ku teteskan air mata ini agar mengurangi rasa sesak dalam dada....
Rasul....
Rasul...
BerbisikLah
Rabu, 22 Oktober 2008
Angin yang menyapu lembut wajahmu
Kerlingan matamu yang sayu
Membuat mata ini ingin selalu menatap lekat wajahmu
Kau adalah bidadari surga untuk ku
Akhlakmu dan wajahmu membuatku tertunduk malu
Aku hanyalah seorang pengecut
Yang tidak berani mengungkapkan perasaan ini
Tapi cukuplah aku yang mengatakan
Jangan kau anggap juga aku pengecut
Aku takut dengan kehadiran diriku
Membuat keimananmu goyah
Aku takut dengan perkataan yang kuucapkan
Membuatmu membenciku
Aku takut dengan sikapku yang berlebihan
Membuatmu merasa tidak nyaman
Pantaskah diriku mendapatkanmu
Mendapatkan seorang bidadari surga
Sedangkan aku hanyalah pemuda yang hina?
Pantaskah aku bersanding denganmu
Dengan keimanan yang seperti ini?
Wahai Bidadariku
Tuntunlah aku menjadi seperti yang kau mau
Doakan aku agar dapat melangkah bersamaan denganmu
Ajari aku seperti kau mengajari orang yang buta dan tuli
Ajari aku dengan penuh kesabaran
Mungkin ini hanya akan menjadi angan - anganku
Angan - angan yang tidak akan pernah terjadi
Kau adalah langit di atas sana
Sedangkan aku adalah sang bumi yang selalu menatap kearahmu
Aku cukup puas dengan keadaan ini
Walaupun hanya menjadi bayang - bayang yang semu
Walaupun kau tidak pernah sadar
Tentang keberadaan hati ini
Izinkan aku untuk sekedar berbisik padamu
Bahwa aku jatuh cinta padamu
Kerlingan matamu yang sayu
Membuat mata ini ingin selalu menatap lekat wajahmu
Kau adalah bidadari surga untuk ku
Akhlakmu dan wajahmu membuatku tertunduk malu
Aku hanyalah seorang pengecut
Yang tidak berani mengungkapkan perasaan ini
Tapi cukuplah aku yang mengatakan
Jangan kau anggap juga aku pengecut
Aku takut dengan kehadiran diriku
Membuat keimananmu goyah
Aku takut dengan perkataan yang kuucapkan
Membuatmu membenciku
Aku takut dengan sikapku yang berlebihan
Membuatmu merasa tidak nyaman
Pantaskah diriku mendapatkanmu
Mendapatkan seorang bidadari surga
Sedangkan aku hanyalah pemuda yang hina?
Pantaskah aku bersanding denganmu
Dengan keimanan yang seperti ini?
Wahai Bidadariku
Tuntunlah aku menjadi seperti yang kau mau
Doakan aku agar dapat melangkah bersamaan denganmu
Ajari aku seperti kau mengajari orang yang buta dan tuli
Ajari aku dengan penuh kesabaran
Mungkin ini hanya akan menjadi angan - anganku
Angan - angan yang tidak akan pernah terjadi
Kau adalah langit di atas sana
Sedangkan aku adalah sang bumi yang selalu menatap kearahmu
Aku cukup puas dengan keadaan ini
Walaupun hanya menjadi bayang - bayang yang semu
Walaupun kau tidak pernah sadar
Tentang keberadaan hati ini
Izinkan aku untuk sekedar berbisik padamu
Bahwa aku jatuh cinta padamu
Hanya ini yang dapat kulakukan
Rabu, 15 Oktober 2008
Wahai sahabatku...
Apakah Kau tahu? Bahwa aku sangat mencintaimu?
Bahwa aku sangat menyayangimu?
Maafkan aku karena pernah berlaku zalim padamu
Karena rasa cintaku yang besar untukmu
Sehingga membuat mataku buta
Membuat hati ini sekeras batu
Tapi kini aku sadar, kau telah berubah
Dan sekarangpun hatiku luluh padamu
Wahai sahabatku...
Aku ingin meminta maaf lagi padamu
Karena sekali lagi aku khilaf
Aku melupakanmu di saat hari yang penting untukmu
Tapi kini ku hanya bisa berdoa
agar kau selalu diberikan hidayah dan kasih sayang yang besar dari ALLAH
agar kau selalu bisa menjadi manusia yang memiliki budi pekerti yang luhur
agar kau selalu bisa menyenangkan manusia yang ada disekelilingmu
agar kau selalu menjadi orang yang bermanfaat bagi semua makhluk di bumi ini
Agar orangtuamu bahagia dan bersuka cita karena telah melahirkanmu
Agar teman - temanmu dapat merasakan arti hadirnya dirimu
Agar jodohmu merasa tersanjung mendapatkanmu
Aku berdoa
Semoga kau selalu sehat
Semoga kau diberi kekuatan untuk melawan segala kebathilan yang ada disekelilingmu
Semoga kau dapat menghiasi semua orang dengan senyummu
Semoga kau menjadi makhluk yang tahu bagaimana mensyukuri nikmat Allah
Sahabatku... Tahukah kau betapa beruntungnya diriku bisa mengenalmu
Kau telah membuka jalan pikiranku
Kau telah memiliki tempat dihatiku
Tempat yang tidak akan pernah orang lain menempatinya
Kau telah menyadarkan aku tentang sesuatu
Kau selalu menunjukkan wajah yang ceria, walaupun kau menjerit dalam hati
Aku tidak ingin kehilangan dirimu untuk kedua kalinya
Hanya ini yang dapat kulakukan untukmu sahabatku tercinta
Apakah Kau tahu? Bahwa aku sangat mencintaimu?
Bahwa aku sangat menyayangimu?
Maafkan aku karena pernah berlaku zalim padamu
Karena rasa cintaku yang besar untukmu
Sehingga membuat mataku buta
Membuat hati ini sekeras batu
Tapi kini aku sadar, kau telah berubah
Dan sekarangpun hatiku luluh padamu
Wahai sahabatku...
Aku ingin meminta maaf lagi padamu
Karena sekali lagi aku khilaf
Aku melupakanmu di saat hari yang penting untukmu
Tapi kini ku hanya bisa berdoa
agar kau selalu diberikan hidayah dan kasih sayang yang besar dari ALLAH
agar kau selalu bisa menjadi manusia yang memiliki budi pekerti yang luhur
agar kau selalu bisa menyenangkan manusia yang ada disekelilingmu
agar kau selalu menjadi orang yang bermanfaat bagi semua makhluk di bumi ini
Agar orangtuamu bahagia dan bersuka cita karena telah melahirkanmu
Agar teman - temanmu dapat merasakan arti hadirnya dirimu
Agar jodohmu merasa tersanjung mendapatkanmu
Aku berdoa
Semoga kau selalu sehat
Semoga kau diberi kekuatan untuk melawan segala kebathilan yang ada disekelilingmu
Semoga kau dapat menghiasi semua orang dengan senyummu
Semoga kau menjadi makhluk yang tahu bagaimana mensyukuri nikmat Allah
Sahabatku... Tahukah kau betapa beruntungnya diriku bisa mengenalmu
Kau telah membuka jalan pikiranku
Kau telah memiliki tempat dihatiku
Tempat yang tidak akan pernah orang lain menempatinya
Kau telah menyadarkan aku tentang sesuatu
Kau selalu menunjukkan wajah yang ceria, walaupun kau menjerit dalam hati
Aku tidak ingin kehilangan dirimu untuk kedua kalinya
Hanya ini yang dapat kulakukan untukmu sahabatku tercinta
Aku Cemburu
Selasa, 14 Oktober 2008
Ketika kau dekat denganku
Ku akan menjagamu dengan segenap kemampuanku
Aku tak ingin kau merasakan sakit
Yang dapat membuatmu merasakan pahitnya hidup
Namun, kadang kau tak mengerti
Betapa besar cinta dan sayangku untukmu
Aku ini hanya manusia biasa yang selalu ingin melindungimu
Jadi jangan pernah membuaku cemas
Karena hubungan kita akan dipertanyakan nantinya
Aku ingin kita selalu bersama
Kita memasuki surga melalui pintu yang sama
Yaitu pintu seorang mujahid
Jangan buat aku cemburu dengan kau melakukan dosa
Jangan buat cemburu dengan kau berduaan dengan kekasih harammu
Jangan buat semua umat muslim cemburu dengan kemesraanmu itu
Aku bersedia melangkahkan kaki ini denganmu
Aku bersedia memberikan bahuku agar bebanmu berkurang
Aku bersedia mengulurkan tanganku untuk menuntunmu ketika kau khilaf
Aku sangat mencintaimu sahabatku
Sahabat yang akan kujaga sampai akhir hayatku
Kita akan maju ke barisan para mujahidah yang telah mendahului kita
Mari kita berlomba memasuki jannah-Nya
Tapi aku tidak akan mau mendahuluimu
Karena aku ingin selalu melangkah bersamamu
Aku tak ingin kau merasakan sakit
Yang dapat membuatmu merasakan pahitnya hidup
Namun, kadang kau tak mengerti
Betapa besar cinta dan sayangku untukmu
Aku ini hanya manusia biasa yang selalu ingin melindungimu
Jadi jangan pernah membuaku cemas
Karena hubungan kita akan dipertanyakan nantinya
Aku ingin kita selalu bersama
Kita memasuki surga melalui pintu yang sama
Yaitu pintu seorang mujahid
Jangan buat aku cemburu dengan kau melakukan dosa
Jangan buat cemburu dengan kau berduaan dengan kekasih harammu
Jangan buat semua umat muslim cemburu dengan kemesraanmu itu
Aku bersedia melangkahkan kaki ini denganmu
Aku bersedia memberikan bahuku agar bebanmu berkurang
Aku bersedia mengulurkan tanganku untuk menuntunmu ketika kau khilaf
Aku sangat mencintaimu sahabatku
Sahabat yang akan kujaga sampai akhir hayatku
Kita akan maju ke barisan para mujahidah yang telah mendahului kita
Mari kita berlomba memasuki jannah-Nya
Tapi aku tidak akan mau mendahuluimu
Karena aku ingin selalu melangkah bersamamu
Ketika ku jatuh cinta
Kamis, 09 Oktober 2008
Ketika ku jatuh cinta...
Ya Rabb,,, jika aku di izinkan untuk jatuh cinta
Aku ingin memilih seseorang yang dapat membuatMu bahagia
Bahagia karena ketika aku mencintainya
Rasa cintaku untukMu perlahan semakin bertambah
Ketika aku jatuh cinta...
Jadikan ia yang pertama dan terakhir
Jadikan ia pemicu keimananku padaMu
Jadikan ia sebagai seorang yang berjihad di jalanMu
Yang tidak segan - segan mengorbankan jiwanya hanya untukMu
Ya Rabb,,, Dekatkanlah ia padaMu
Tuntunlah ia untuk memahamiMu
Karena jika ia memahamiMu, ia akan memahami semua isi dunia
Genggamkanlah dunia di tangannya, asal jangan hatinya
Jadikan ia seorang yang lembut lagi penyabar
Jadikan aku patuh dan tunduk padanya
Tapi bukan patuh dan tundukku padaMu
Jadikan selalu rasa cinta kami pemicu semangat keimanan kami
Agar cinta yang kami miliki tidak akan bergulir dengan sia - sia
Aku mencintainya, tapi tidak melebihi rasa cintaku padaMu
Bantu aku ya Rabb,,,
Bantu aku menghalau rasa ini, jika ia memang bukan jodohku
Aku tidak ingin mengotori hati ini
Aku tidak ingin membuatMu cemburu dengan keakraban kami
Aku selalu berharap apapun yang dilakukanku dapat membuatmu senang dan ridho
Allah ya Karim,, Tunjukkanlah makna yang Kau siratkan untukku
Ya Rabb,,, jika aku di izinkan untuk jatuh cinta
Aku ingin memilih seseorang yang dapat membuatMu bahagia
Bahagia karena ketika aku mencintainya
Rasa cintaku untukMu perlahan semakin bertambah
Ketika aku jatuh cinta...
Jadikan ia yang pertama dan terakhir
Jadikan ia pemicu keimananku padaMu
Jadikan ia sebagai seorang yang berjihad di jalanMu
Yang tidak segan - segan mengorbankan jiwanya hanya untukMu
Ya Rabb,,, Dekatkanlah ia padaMu
Tuntunlah ia untuk memahamiMu
Karena jika ia memahamiMu, ia akan memahami semua isi dunia
Genggamkanlah dunia di tangannya, asal jangan hatinya
Jadikan ia seorang yang lembut lagi penyabar
Jadikan aku patuh dan tunduk padanya
Tapi bukan patuh dan tundukku padaMu
Jadikan selalu rasa cinta kami pemicu semangat keimanan kami
Agar cinta yang kami miliki tidak akan bergulir dengan sia - sia
Aku mencintainya, tapi tidak melebihi rasa cintaku padaMu
Bantu aku ya Rabb,,,
Bantu aku menghalau rasa ini, jika ia memang bukan jodohku
Aku tidak ingin mengotori hati ini
Aku tidak ingin membuatMu cemburu dengan keakraban kami
Aku selalu berharap apapun yang dilakukanku dapat membuatmu senang dan ridho
Allah ya Karim,, Tunjukkanlah makna yang Kau siratkan untukku
Cukup
Selasa, 23 September 2008
Aku...
Aku sudah berusaha semampuku
Janganlah lagi kau menuntutku
Hatiku lelah
Aku ingin mendapatkan kebebasanku kembali
Aku ingin kebahagiaan
Jangan lagi kau torehkan luka itu
Kau mau aku seperti apa sekarang?
mengalah dan berlutut padamu
Terimakasih...
Mungkin pikiranku buta
Tapi tidak dengan hatiku
Aku sudah berusaha semampuku
Janganlah lagi kau menuntutku
Hatiku lelah
Aku ingin mendapatkan kebebasanku kembali
Aku ingin kebahagiaan
Jangan lagi kau torehkan luka itu
Kau mau aku seperti apa sekarang?
mengalah dan berlutut padamu
Terimakasih...
Mungkin pikiranku buta
Tapi tidak dengan hatiku
Puncak
Aku...
Aku sudah berusaha semampuku
Janganlah lagi kau menuntutku
Hatiku lelah
Aku ingin mendapatkan kebebasanku kembali
Aku ingin kebahagiaan dapat kukecap lagi
Secercah harapan yang kutanam kini sudah layu
Aku harus bagaimana, Ya Rabb?
Kesabaran dan ketawakalan adalah makananku sehari - hari
Namun aku jenuh, penat, dan ingin kumenjerit
Tempatku bukan disini...
Jiwaku tidak pernah merasa tentram
Tapi aku akan tetap menjalaninya
Karena aku yakin Engkau mempunyai rencana yang indah
Rencana yang aku sendiripun tidak mengetahuinya
Haruskah ku selalu mencelanya?
Haruskah aku diam?
Haruskah aku pasrah dengan semua ini?
Takdir yang sudah Kau gariskan
Akan aku jalankan sebaik mungkin, ya Rabb
Walaupun aku tak tahu
Akankah aku dapat tersenyum sesudahnya
Atau hanya dapat menelan getirnya pengalaman ini
Subhanallah Walhamdulillah walaillahaillallah
Aku sudah berusaha semampuku
Janganlah lagi kau menuntutku
Hatiku lelah
Aku ingin mendapatkan kebebasanku kembali
Aku ingin kebahagiaan dapat kukecap lagi
Secercah harapan yang kutanam kini sudah layu
Aku harus bagaimana, Ya Rabb?
Kesabaran dan ketawakalan adalah makananku sehari - hari
Namun aku jenuh, penat, dan ingin kumenjerit
Tempatku bukan disini...
Jiwaku tidak pernah merasa tentram
Tapi aku akan tetap menjalaninya
Karena aku yakin Engkau mempunyai rencana yang indah
Rencana yang aku sendiripun tidak mengetahuinya
Haruskah ku selalu mencelanya?
Haruskah aku diam?
Haruskah aku pasrah dengan semua ini?
Takdir yang sudah Kau gariskan
Akan aku jalankan sebaik mungkin, ya Rabb
Walaupun aku tak tahu
Akankah aku dapat tersenyum sesudahnya
Atau hanya dapat menelan getirnya pengalaman ini
Subhanallah Walhamdulillah walaillahaillallah
Langganan:
Postingan (Atom)















